Sejarah Khalifah Marwan Bin Muhammad

Kamis, 09 Mei 2013

Assalamualaikum
Kembali lagi bersama blogwalking yang tentunya sobat blogger semua "wajib berkunjung"  kesini, karena apa?  karena silaturahmi itu bisa memanjangkan umur, dan memudahkan rizki, betul begitu bukan?

Nah, dalam postingan kali ini, blogwalking  memposting sebuah sejarah, tentang  tokoh-tokoh Islam dari kalangan para khalifah. Bagi kita semua, terutama kaum Muslim,  selayaknya harus mengetahui bagaimana sejarah kaum Muslim.


Sebagai warga negara Indonesia yang berjumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, melebihi asal dimana Nabi Muhammad mendakwahkan Agama Islam, yaitu tanah Arab. Dan buat kamu semua para blogger Muslim mania, yuk kita baca sejarah seorang khalifah yang sangat luar biasa ini.
Namun, bagi sobat semua.. yang ingin menyimpan file ini daripada susah2 mengcopy, mending langsung aja deh di download dengan menekan tombol download di bawah ya sob.


Seri           : Sejarah Para Khalifah Bani Umayyah
Nama        : Mu’awiyah bin Yazid
Masa         : 127 H/744 M

SEJARAH KHALIFAH BANI UMAYYAH
MARWAN BIN MUHAMMAD

Penyerahan jabatan khalifah dari Ibrahim bin Walid kepada Marwan bin Muhammad terjadi pada pengujung tahun 126 H (745 M).Khalifah Marwan bin Muhammad menjabat khalifah pada usia 56 tahun.Ia adalah khalifah terakhir Bani Umayyah.Seperti ditulis Imam As-Suyuthi dalam Tarikh Al-Khulafa',hal pertama yang ia lakukan ketika menjabat khalifah adalah membongkar kuburan Yazid dan menyalibnya.Hal ini ia lakukan karena Yazid telah membunuh Walid.Sebelum menjabat khalifah,Marwan bin Muhammad adalah seorang panglima perang yang terkenal gigih.Namun ketika menjabat khalifah,keadaan pemerintahan Bani Umayyah tak menentu.Oleh sebab itu,masa pemerintahannya yang hampir enam tahun,banyak diwarnai peperangan.

Kendati Marwan bin Muhammad mempunyai kemampuan tangguh,tetapi karena keadaan tak mengizinkan,keruntuhan Bani Umayyah tak terelakkan.Ancaman itu tak hanya datang dari internal pemerintahan saja,namun juga dari luar.Adalah Kaisar Constantine V yang dikenal gagah berani dalam sejarah imperium Romawi Timur.Setelah Kaisar Constantine V berhasil mengamankan negerinya,pemerintahan Bani Umayyah mulai terancam.Pada tahun 745 Masehi,Kaisar Constantine V melancarkan serangan ke Asia Kecil.Pasukan Islam yang berada di tempat itu terpaksa mundur,dan pada tahun berikutnya pasukan musuh berhasil menguasai perbatasan Syria bagian utara.

Dalam keadaan demikian,Khalifah Marwan bin Muhammad justru sibuk memadamkan berbagai gejolak dalam pemerintahan.Dengan demikian,ancaman dari luar tak kuasa ia halau.Di antara gejolak yang harus dipadamkan Marwan bin Muhammad adalah gejolak dari daerah Himsh.Khalifah Marwan segera berangkat ke daerah itu dengan pasukannya.Ia berhasil mengamankan daerah itu kembali.Para pemberontak dihukum dan tubuh mereka disalib di tembok-tembok kota Himsh.Belum usai pemulihan Himsh,muncul gejolak di daerah Bogota,pinggir Damaskus di bawah pimpinan Yazid bin Khalid Ats-Tsauri.Khalifah Marwan segera mengirimkan pasukan dan berhasil mengamankan daerah itu kembali.

Di Palestina pun muncul gejolak,Khalifah Marwan mengirimkan pasukan besar di bawah pimpinan Abul Wardi bin Kautsar.Gejolak itu pun bisa dipadamkan.Sementara itu,di Irak di bawah pimpinan Dhahak bin Qais Asy- Syaibani,kaum Khawarij memberontak.Gubernur Irak,Abdurrahman bin Umar,berangkat dari Kufah untuk memadamkan gejolak itu.Namun pasukannya kalah dan dia sendiri gugur dalam pertempuran.Dhahak bin Qais berhasil menguasai seluruh lembah Irak dari Kufah sampai ke Mosul belahan utara.Khalifah Marwan bergerak bersama pasukannya menuju Irak.Lagi-lagi dia menunjukkan kemampuannya.Pasukan Khawarij porak-poranda. Dhahak bin Qais sendiri gugur.Sisa-sisa pasukannya sendiri kocar-kacir melarikan diri.Pada saat mengamankan lembah Irak itu,mendadak muncul lagi gejolak di Kufah.

Kali ini digerakkan oleh Abdullah bin Muawiyah bin Abdullah bin Ja'far bin Abu Thalib dari keluarga Hasyim.Khalifah Marwan terpaksa kembali ke Kufah dan memadamkan kerusuhan tersebut.Pemuka pasukan itu melarikan diri ke Khurasan.Namun di sana ia ditangkap oleh Abu Muslim Al- Khurasani dan dijatuhi hukuman mati.Keadaan pemerintahan Umayyah yang tidak menentu dimanfaatkan oleh gerakan Abbasiyah.Gerakan yang sudah dibina bertahun-tahun di bawah tanah itu segera menampakkan diri.Di bawah pimpinan Abu Muslim Al- Khurasani,gerakan Abbasiyah meledak.Setelah berhasil menguasai wilayah Khurasan,lalu Iran,pasukan Abbasiyah bergerak ke Irak dan menghancurkan pasukan Khalifah Marwan.

Khalifah terakhir Bani Umayyah itu melarikan diri ke Mosul,Hauran,Syria,dan terakhir ke Mesir.Di sana ia ditangkap dan dijatuhi hukuman mati oleh Panglima Shalih bin Ali bin Abdullah bin Abbas bin Abdul Muthalib.Kepalanya dikirim kepada keponakannya,Khalifah Abul Abbas Ash-Shaffah di Kufah.Khalifah Marwan bin Muhammad wafat pada tahun 132 H dalam usia 62 tahun.Masa pemerintahannya hanya lima tahun 10 bulan.Ada kisah unik yang dipaparkan Imam As-Suyuthi.Ketika Marwan terbunuh,kepalanya dipotong dan dibawa ke hadapan Abdullah bin Ali.Orang-orang tak sempat memerhatikan penggalan kepala itu.Tiba-tiba datang seekor kucing dan menggigit lidah Marwan bin Muhammad lalu menelannya! Abdullah bin Ali berkata,"Seandainya dunia ini tidak memperlihatkan kepada kita keajaibannya kecuali adanya lidah Marwan dalam mulut kucing.Itu sudah kita anggap keajaiban paling besar."Dengan meninggalnya Marwan,berakhir pula kekuasaan Bani Umayyah.

Demikianlah Sejarah Klalifah Marwan Bin Muhammad, sosok Khalifah Islam yang sangat luar biasa, dan patut untuk kita contoh dan jadikan sebagai tauladan

Teriamakasih atas kesudiannyanya berkunjung ke "blogwalking" ini, semoga sobat blogger Muslim mania tidak kapok untuk datang dan mampir di blog ini. karen apa?

"Bersilaturahmi itu dapat memanjangkan umur, dan memurahkan rizki"
Jika sobat semua memiliki pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kotak komentar atau pada buku tamu yang sudah tersedia di blog ini ya, ^_^

JazakAllah Khairan Katsiran
Wassalamualaikum
Continue Reading | komentar

Sejarah Khalifah Ibrahim Bin Walid

Assalamualaikum

Kembali lagi bersama blogwalking yang tentunya sobat blogger semua "wajib berkunjung"  kesini, karena apa?  karena silaturahmi itu bisa memanjangkan umur, dan memudahkan rizki, betul begitu bukan?

Nah, dalam postingan kali ini, blogwalking  memposting sebuah sejarah, tentang  tokoh-tokoh Islam dari kalangan para khalifah. Bagi kita semua, terutama kaum Muslim,  selayaknya harus mengetahui bagaimana sejarah kaum Muslim.


Sebagai warga negara Indonesia yang berjumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, melebihi asal dimana Nabi Muhammad mendakwahkan Agama Islam, yaitu tanah Arab. Dan buat kamu semua para blogger Muslim mania, yuk kita baca sejarah seorang khalifah yang sangat luar biasa ini.
Namun, bagi sobat semua.. yang ingin menyimpan file ini daripada susah2 mengcopy, mending langsung aja deh di download dengan menekan tombol download di bawah ya sob.


Seri           : Sejarah Para Khalifah Bani Umayyah
Nama        : Ibrahim Bin Walid
Masa         : 127 H/744 M

SEJARAH KHALIFAH BANI UMAYYAH
IBRAHIM BIN WALID

Ia menjabat sebagai khalifah ketigabelas Daulah Umayyah menggantikan saudaranya,Yazid bin Walid.Karena kondisi pemerintahan saat itu mengalami guncangan,naiknya Ibrahim sebagai khalifah tidak disetujui oleh sebagian kalangan keluarga Bani Umayyah.Bahkan sebagian ahli sejarah menyebutkan di kalangan sebagian Bani Umayyah ada yang menganggapnya hanya sebagai gubernur,bukan khalifah

.Di antara mereka yang menolak kekhalifahan Ibrahim bin Walid adalah Marwan bin Muhammad.Saat itu ia menjabat gubernur empat wilayah,yaitu Armenia,Kaukasus,Azerbaijan,dan Mosul.Marwan tak hanya menolak baiat atas Ibrahim bin Walid,namun juga mengerahkan 80.000 orang dari Armenia menuju Suriah.Itulah gerakan terbesar yang dihadapi pemerintahan Ibrahim bin Walid.Untuk menghadapi pasukan besar itu, ia minta bantuan saudara sepupunya,Sulaiman bin Hisyam dan mengangkatnya sebagai Panglima Besar Utnuk menghadang kekuatan pasukan Marwan bin Muhammad,Panglima Sulaiman segera mengadakan kunjungan ke berbagai daerah dekat Syria dan Palestina serta beberapa daerah lainnya.Akhirnya, dari Mesir,Irak dan Hijaz datang bala bantuan yang mencapai 120.000 orang.

Pasukan besar itu berangkat dari Damaskus menuju utara untuk menghadang pasukan Marwan bin Muhammad.Suasana Syria dan sekitarnya cukup tegang.Dua pasukan besar akan segera bertemu.Pertempuran saudara tak mungkin terelakkan.Gubernur Marwan bin Muhammad bukan hanya pejabat terkenal di daerah Armenia dan sekitarnya,tetapi juga seorang panglima perang tangguh yang matang di medan pertempuran.Berkali-kali ia memimpin pasukan perang dan menaklukkan sejumlah wilayah.

Sedangkan Panglima Sulaiman bin Hisyam sebaliknya.Meski seorang panglima,Sulaiman bin Hisyam dibesarkan di lingkungan istana, bergelut dengan kemewahan.Ia tak begitu menguasai medan peperangan.Karenanya,meski jumlah pasukannya di atas pasukan Marwan,Sulaiman tak mampu berbuat banyak.Ketika pertempuran pecah,pasukannya porak-poranda.Medan perang dibanjiri darah tentara Sulaiman.Melihat keadaan pasukannya,Sulaiman buru-buru melarikan diri ke Damaskus.Ia segera menghadap Khalifah Ibrahim bin Walid dan menceritakan apa yang terjadi.Khalifah Ibrahim tak bisa berbuat banyak.Ia tak memiliki pasukan cadangan.Oleh sebab itu,ia memutuskan untuk menyerahkan diri kepada Marwan bin Muhammad.Dengan diiringi keluarganya,ia menemui Gubernur Marwan dan menyerahkan jabatan khalifahnya.Marwan bin Muhammad memberikan perlindungan kepada Ibrahim bin Walid yang sempat hidup hingga 132 Hijriyah. Ibrahim bin Walid hanya memerintah kurang dari setahun..Menurut Imam As-Suyuthi,ia hanya memerintah selama 70 hari.Selanjutnya,khilafah Bani Umayyah dipimpin oleh Marwan bin Muhammad,khalifah terkahir Bani Umayyah.

Demikianlah Sejarah Klalifah Ibrahim Bin Walid, sosok Khalifah Islam yang sangat luar biasa, dan patut untuk kita contoh dan jadikan sebagai tauladan

Teriamakasih atas kesudiannyanya berkunjung ke "blogwalking" ini, semoga sobat blogger Muslim mania tidak kapok untuk datang dan mampir di blog ini. karen apa?

"Bersilaturahmi itu dapat memanjangkan umur, dan memurahkan rizki"
Jika sobat semua memiliki pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kotak komentar atau pada buku tamu yang sudah tersedia di blog ini ya, ^_^

JazakAllah Khairan Katsiran
Wassalamualaikum
Continue Reading | komentar

Sejarah Khalifah Yazid Bin Walid

Assalamualaikum

Kembali lagi bersama blogwalking yang tentunya sobat blogger semua "wajib berkunjung"  kesini, karena apa?  karena silaturahmi itu bisa memanjangkan umur, dan memudahkan rizki, betul begitu bukan?

Nah, dalam postingan kali ini, blogwalking  memposting sebuah sejarah, tentang  tokoh-tokoh Islam dari kalangan para khalifah. Bagi kita semua, terutama kaum Muslim,  selayaknya harus mengetahui bagaimana sejarah kaum Muslim.


Sebagai warga negara Indonesia yang berjumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, melebihi asal dimana Nabi Muhammad mendakwahkan Agama Islam, yaitu tanah Arab. Dan buat kamu semua para blogger Muslim mania, yuk kita baca sejarah seorang khalifah yang sangat luar biasa ini.
Namun, bagi sobat semua.. yang ingin menyimpan file ini daripada susah2 mengcopy, mending langsung aja deh di download dengan menekan tombol download di bawah ya sob.


Seri           : Sejarah Para Khalifah Bani Umayyah
Nama        : Yazid Bin Walid
Masa         : 127 H/744 M

SEJARAH KHALIFAH BANI UMAYYAH
YAZID BIN WALID

Setelah Khalifah Walid bin Yazid bin Abdul Malik terbunuh oleh para pengepungnya,jabatan khalifah dipegang oleh Yazid bin Walid bin Abdul Malik.Ia adalah sepupu sang khalifah. Ayah Yazid adalah Walid bin Abdul Malik,saudara kandung Yazid bin Abdul Malik,ayah Walid (khalifah sebelumnya).Yazid bin Walid menjabat sebagai khalifah keduabelas Daulah Umayyah.Para sejarawan sering menulis namanya dengan Yazid III karena ia adalah sosok ketiga bernama Yazid yang menjabat khalifah Daulah Umayyah.Yazid I adalah Yazid bin Muawiyah,khalifah kedua.Yazid II adalah Yazid bin Abdul Malik,khalifah kesembilan.Sedangkan Yazid III adalah Yazid bin Walid,tokoh yang kini sedang dibahas.

Ia dibaiat sebagai khalifah pada usia 46 tahun.Kebijakan pertama yang ia lakukan adalah mengurangi jumlah bantuan sosial dan mengembalikannya pada anggaran biasa seperti pada masa Khalifah Hisyam bin Abdul Malik.Kebijakan itu menyebabkan ia dikenal dengan julukan An-Naqish (sang Pengurang).Masa pemerintahan Yazid diwarnai dengan beragam kemelut. Hal ini tak mengherankan karena untuk mendapatkan jabatan khalifahnya,Yazid pun menumpahkan darah dengan terbunuhnya Walid bin Yazid,khalifah sebelumnya.

Di antara mereka yang mengadakan gerakan ini adalah Sulaiman bin Hisyam.Pada masa pemerintahan Walid bin Yazid,Sulaiman termasuk di antara mereka yang dijebloskan ke penjara.Ketika Khalifah Walid bin Yazid mangkat dan Yazid III naik tahta,Sulaiman dibebaskan.Namun ia melihat dirinya pun berhak atas jabatan khalifah.Ia segera mengerahkan pendukungnya untuk merebut jabatan khalifah dari tangan Yazid. Hanya saja,Khalifah Yazid berhasil membujuknya dan Sulaiman kembali melakukan baiat.

Dari negeri Hims juga muncul rencana perebutan kekuasaan. Ketika mendengar terbunuhnya Khalifah Walid bin Yazid,para pendukungnya dari negeri Hims segera bergerak menuju Damaskus.Khalifah Yazid segera mengirimkan pasukan besar untuk menghalaunya.Pasukan Hims kalah dan sisa-sisa tentaranya kembali menyatakan baiat.Selain dua gerakan itu,dari wilayah Armenia dan Kaukasus,muncul juga usaha perebutan kekuasaan.Sejak terbunuhnya Walid bin Yazid,Marwan bin Muhammad segera mempersiapkan rencana kudeta.Rencana berbahaya itu segera terdengar oleh Khalifah Yazid.Ia pun segera mengirimkan utusan kepada Marwan.Sang Khalifah membujuknya agar tak melakukan penyerangan.Ia menjanjikan tambahan wilayah kekuasaan Azerbaijan dan Mosul kepada Marwan.Gubernur Marwan pun setuju dan kembali membaiat.

Tampaknya,fanatisme kesukuan benar-benar telah mewabahi pemerintahan Yazid.Di samping usaha perebutan kekuasaan di atas,dari lembah Irak juga muncul gejolak.Namun gubernurnya berhasil meredam gejolak masyarakat.Penduduk Yamamah juga demikian.Mereka berusaha melakukan kudeta terhadap gubernurnya.Gejolak di wilayah Khurasan justru lebih parah.Gubernur Nushair bin Sayyaf menolak keinginan Khalifah Yazid yang ingin mengalihkan jabatannya pada Panglima Manshur bin Jamhur.Konflik berdarah pun terjadi. Keadaan pemerintahan Khalifah Yazid semakin tak menentu.Gerakan Abbasiyah yang sejak beberapa tahun terakhir mulai muncul,makin berani unjuk diri.Beragam kerusuhan itu berakibat pukulan batin dari diri Khalifah Yazid.

Ia meninggal pada 7 Dzulhijjah 126 Hijriyah setelah sebelumnya mengalami kelumpuhan fisik.Ada yang mengatakan ia meninggal karena penyakit tha'un.Masa pemerintahannya hanya beberapa bulan.Ia wafat tanpa meninggalkan jejak emas berarti.Bahkan ia mewariskan beragam permasalahan yang kelak berujung pada berakhirnya kejayaan Daulah Umayyah.

Demikianlah Sejarah Klalifah Yazid Bin Walid, sosok Khalifah Islam yang sangat luar biasa, dan patut untuk kita contoh dan jadikan sebagai tauladan

Teriamakasih atas kesudiannyanya berkunjung ke "blogwalking" ini, semoga sobat blogger Muslim mania tidak kapok untuk datang dan mampir di blog ini. karen apa?

"Bersilaturahmi itu dapat memanjangkan umur, dan memurahkan rizki"
Jika sobat semua memiliki pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kotak komentar atau pada buku tamu yang sudah tersedia di blog ini ya, ^_^

JazakAllah Khairan Katsiran
Wassalamualaikum
Continue Reading | komentar

Sejarah Khalifah Walid Bin Yazid

Assalamualaikum

Kembali lagi bersama blogwalking yang tentunya sobat blogger semua "wajib berkunjung"  kesini, karena apa?  karena silaturahmi itu bisa memanjangkan umur, dan memudahkan rizki, betul begitu bukan?

Nah, dalam postingan kali ini, blogwalking  memposting sebuah sejarah, tentang  tokoh-tokoh Islam dari kalangan para khalifah. Bagi kita semua, terutama kaum Muslim,  selayaknya harus mengetahui bagaimana sejarah kaum Muslim.


Sebagai warga negara Indonesia yang berjumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, melebihi asal dimana Nabi Muhammad mendakwahkan Agama Islam, yaitu tanah Arab. Dan buat kamu semua para blogger Muslim mania, yuk kita baca sejarah seorang khalifah yang sangat luar biasa ini.
Namun, bagi sobat semua.. yang ingin menyimpan file ini daripada susah2 mengcopy, mending langsung aja deh di download dengan menekan tombol download di bawah ya sob.


Seri           : Sejarah Para Khalifah Bani Umayyah
Nama        : Walid Bin Yazid
Masa         : 126 H/744 M

SEJARAH KHALIFAH BANI UMAYYAH
WALID BIN YAZID

Walid bin Yazid bin Abdul Malik dilahirkan pada 90 Hijriyah.Ketika ayahnya,Yazid bin Abdul Malik,diangkat sebagai khalifah,Walid baru berusia 11 tahun.Seperti dituturkan At-Tabari dalam Tarikh Al-Umam wa Al-Muluk, ketika diangkat menjadi khalifah,Yazid bin Abdul Malik ingin mengangkat putranya,Walid sebagai putra mahkota.Namun saat itu Walid masih belum cukup usia.Yazid terpaksa mengangkat saudaranya,Hisyam bin Abdul Malik sebagai cikal penggantinya.Sedangkan Walid sebagai putra mahkota kedua. Ternyata,Yazid masih hidup hingga putranya cukup usia.Yazid sangat menyesal karena terlanjur mendahulukan saudaranya daripada putranya sendiri.

Menurut riwayat,ia pernah berkata,"Tuhanlah yang menjadi hakim antara aku dan orang- orang yang telah menjadikan Hisyam sebagai pemisah antara aku dan engkau."Begitu Yazid meninggal,Hisyam naik tahta sebagai khalifah kesepuluh Daulah Umayyah.Sudah bisa ditebak,terjadi pertentangan antara Khalifah Hisyam dan keponakannya,Walid bin Yazid.Apalagi beberapa ahli sejarah menyebutkan,akhlak Walid tidak terlalu baik.Ia sering minum-minuman keras dan berfoya-foya. Kisah buruk tentang Khalifah Yazid ini tentu saja tidak bisa diterima begitu saja.Ketika terjadi pertentangan antara dua keluarga itu,tentu peluang menjelek-jelekkan nama baik musuh sangat besar.

Selama pemerintahan Hisyam,Walid lebih banyak menghabiskan waktunya di luar Damaskus. Ketika Khalifah Hisyam bin Abdul Malik meninggal dunia,Walid sedang berada di Azrak,utara Damaskus.Ia segera kembali ke Damaskus dan dibaiat menjadi khalifah kesebelas Khalifah Bani Umayyah.Saat itu usianya sekitar 39 tahun.Kebijakan pertama yang ia lakukan adalah melipat-gandakan bantuan kepada orang-orang buta dan tua yang tidak memiliki keluarga untuk merawatnya.Ia menetapkan anggaran tersendiri untuk membiayai masalah itu.Ia juga memerintahkan untuk memberikan pakaian kepada orang- orang miskin.

Pertentangan antara keluarga Yazid bin Abdul Malik dan Hisyam bin Abdul Malik agaknya tidak berhenti ketika keduanya meninggal.Ketika berkuasa,Yazid menangkapi orang-orang yang dianggap dapat membahayakan kekuasaannya,termasuk keluarga Hisyam.Ketika terjadi penangkapan besar-besaran itu,Yazid bin Walid bin Abdul Malik sempat melarikan diri. Secara diam-diam,Yazid berhasil menghimpun kekuatan.Ia pun dibaiat oleh keluarga Yamani di daerah Syria dan Palestina.Mengetahui ada gerakan yang akan membahayakan kekuasaannya,Khalifah Walid bin Yazid segera mengerahkan pasukan untuk menghancurkan pasukan Yazid. Namun terlambat,pasukan Yazid lebih dahulu bergerak menuju istana.Khalifah Walid terkepung.Pada detik-detik menentukan itu,sebagian besar pasukan andalannya justru bersatu dengan musuh.

Khalifah Walid segera melarikan diri ke kediamannya.Namun sepuluh orang di antara pasukan musuh berhasil menemukan persembunyiannya.Ketika dikepung ia sempat berkata,"Bukankah aku telah memberikan hadiah kepada kalian? Bukankah aku telah meringankan beban kalian yang berat? Bukankah aku telah memberi makan orang-orang fakir di antara kalian?"Mereka yang mengepungnya menjawab,"Kami tidak membencimu dari diri kami sendiri.Kami mengepungmu karena engkau terlalu banyak melanggar batasan-batasan aturan Allah.Engkau minum minuman keras,menikahi istri ayahmu dan melecehkan perintah Allah."Ia meninggal pada usia 40 tahun,dan kepalanya dipancung.Ia memerintah selama satu tahun dua bulan 22 hari saja.Kemudian tahta kekhilafaha diduduki yazid bin walid.

Demikianlah Sejarah Klalifah Walid Bin Yazid, sosok Khalifah Islam yang sangat luar biasa, dan patut untuk kita contoh dan jadikan sebagai tauladan

Teriamakasih atas kesudiannyanya berkunjung ke "blogwalking" ini, semoga sobat blogger Muslim mania tidak kapok untuk datang dan mampir di blog ini. karen apa?

"Bersilaturahmi itu dapat memanjangkan umur, dan memurahkan rizki"

Jika sobat semua memiliki pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kotak komentar atau pada buku tamu yang sudah tersedia di blog ini ya, ^_^

JazakAllah Khairan Katsiran
Wassalamualaikum
Continue Reading | komentar

Sejarah Khalifah Hisyam Bin Abdul Malik

Assalamualaikum
Kembali lagi bersama blogwalking yang tentunya sobat blogger semua "wajib berkunjung"  kesini, karena apa?  karena silaturahmi itu bisa memanjangkan umur, dan memudahkan rizki, betul begitu bukan?

Nah, dalam postingan kali ini, blogwalking  memposting sebuah sejarah, tentang  tokoh-tokoh Islam dari kalangan para khalifah. Bagi kita semua, terutama kaum Muslim,  selayaknya harus mengetahui bagaimana sejarah kaum Muslim.


Sebagai warga negara Indonesia yang berjumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, melebihi asal dimana Nabi Muhammad mendakwahkan Agama Islam, yaitu tanah Arab. Dan buat kamu semua para blogger Muslim mania, yuk kita baca sejarah seorang khalifah yang sangat luar biasa ini.
Namun, bagi sobat semua.. yang ingin menyimpan file ini daripada susah2 mengcopy, mending langsung aja deh di download dengan menekan tombol download di bawah ya sob.


Seri           : Sejarah Para Khalifah Bani Umayyah
Nama        : Hisyam Bin Abdul Malik
Masa         : 106-126 H / 724-743 M

SEJARAH KHALIFAH BANI UMAYYAH
HISYAM BIN ABDUL MALIK

Hisyam bin Abdul Malik adalah khalifah kesepuluh Daulah Umayyah.Ketika dilantik menjadi khalifah menggantikan saudaranya,Yazid bin Abdul Malik,usianya baru 35 tahun.Ia menjabat khalifah selama hampir 20 tahun.Para ahli sejarah menyebutnya negarawan yang ahli dalam strategi militer.Pada masa pemerintahannya,selain memadamkan kemelut internal,ia juga meluaskan wilayahnya ke luar.Ketika imperium Romawi Timur berada di bawah kekuasaan Kaisar Leo III.Ia berhasil memulihkan wewenang pemerintahan pusatnya di daerah Balkan.Kini Kaisar Leo III kembali ingin merebut wilayah Asia Kecil dari kekuasaan Daulah Umayyah yang sedang dipimpin Hisyam bin Abdul Malik.Jadi,dua kekuatan siap berhadap-hadapan.Sementara itu,sepeninggal Empress Wu yang mengalami kemelut berkepanjangan,Dinasti Tang di Tiongkok berhasil memulihkan diri di bawah kekuasaan Kaisar Hsuan Tsung.Setelah kondisi internal pulih,ia bermaksud merebut daerah Sinkiang (Turkistan Timur) yang berhasil ditaklukkan oleh Panglima Qutaibah bin Muslim.

Di wilayah Andalusia,Khalifah Hisyam mengukuhkan Panglima Anbasa bin Syuhain sebagai gubernur menggantikan Sammah bin Malik Al- Khaulani yang gugur.Dengan pasukan cukup besar,Panglima Anbasa menyeberangi pengunungan Pyren dan menaklukkan wilayah Narbonne di selatan Prancis.Selanjutnya ia maju ke Marseilles dan Avignon serta Lyon,menerobos wilayah Burgundy.Kemenangan itu membangkitkan semangat Anbasa. Ia terus maju ke arah utara dan menaklukkan beberapa daerah sampai ke benteng Sens di pinggir sungai Seine yang jaraknya hanya sekitar 100 mil dari Paris,ibu kota wilayah Neustria kala itu. Karel Martel,yang menjadi pejabat wilayah Neustria,segera maju menghadang pasukan kaum Muslimin.Terjadi pertempuran sengit.Panglima Anbasa gugur,dan pasukannya bertahan di wilayah selatan Prancis. Peristiwa itu segera sampai ke Damaskus.Khalifah Hisyam segera mengangkat Panglima Besar Abdurrahman Al-Ghafiqi untuk menggantikan Panglima Anbasa.Dalam hal melanjutkan cita-cita pendahulunya,Panglima Abdurrahman Al-Ghafiqi sangat hati-hati.Ia mempersiapkan pasukannya semaksimal mungkin.Tak hanya bekal makanan,tetapi juga fisik tentara untuk menghadapi cuaca dingin di daerah lawan.

Enam tahu kemudian,pasukan itu berangkat ke arah utara.Mereka berhasil merebut Toulouse,ibukota wilayah Aquitania kala itu.Karel Martel terpaksa mundur dan bertahan di benteng Aungoleme.Nama Panglima Al-Ghafiqi tersebar luas di daratan Eropa.Karel Martel dan Raja Teodorick IV menyerukan seluruh rakyatnya untuk memberikan perlawanan.Sementara itu,pasukan Islam berada dalam posisi yang tidak menguntungkan.Pasukan Islam terlalu terbuai dengan harta rampasan.Ketika perang pecah,pasukan kaum Muslimin terdesak.Panglima Abdurrahman Al Ghafiqi gugur.

Sementara itu,kemelut yang terjadi di kawasan Asia Kecil berhasil dipadamkan.Pasukan Romawi Timur yang ingin merebut daerah itu bisa dihalau setelah Khalifah Hisyam mengirim panglima Said Khuzainah dari wilayah Khurasan untuk membantu Panglima Maslamah bin Abdul Malik.Namun,dalam suatu peperangan Said gugur.Khalifah Hisyam bin Abdul Malik wafat dalam usia 55 tahun.Namanya cukup harum dalam sejarah.Dalam ketegasannya,ia senang menerima masukan dari para ulama.

Demikianlah Sejarah Klalifah Hisyam Bin Abdul Malik, sosok Khalifah Islam yang sangat luar biasa, dan patut untuk kita contoh dan jadikan sebagai tauladan

Teriamakasih atas kesudiannyanya berkunjung ke "blogwalking" ini, semoga sobat blogger Muslim mania tidak kapok untuk datang dan mampir di blog ini. karen apa?

"Bersilaturahmi itu dapat memanjangkan umur, dan memurahkan rizki"

Jika sobat semua memiliki pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kotak komentar atau pada buku tamu yang sudah tersedia di blog ini ya, ^_^

JazakAllah Khairan Katsiran
Wassalamualaikum
Continue Reading | komentar

Sejarah Khalifah Yazid Bin Abdul Malik

Assalamualaikum

Kembali lagi bersama blogwalking yang tentunya sobat blogger semua "wajib berkunjung"  kesini, karena apa?  karena silaturahmi itu bisa memanjangkan umur, dan memudahkan rizki, betul begitu bukan?

Nah, dalam postingan kali ini, blogwalking  memposting sebuah sejarah, tentang  tokoh-tokoh Islam dari kalangan para khalifah. Bagi kita semua, terutama kaum Muslim,  selayaknya harus mengetahui bagaimana sejarah kaum Muslim.

Sebagai warga negara Indonesia yang berjumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, melebihi asal dimana Nabi Muhammad mendakwahkan Agama Islam, yaitu tanah Arab. Dan buat kamu semua para blogger Muslim mania, yuk kita baca sejarah seorang khalifah yang sangat luar biasa ini.
Namun, bagi sobat semua.. yang ingin menyimpan file ini daripada susah2 mengcopy, mending langsung aja deh di download dengan menekan tombol download di bawah ya sob.


Seri           : Sejarah Para Khalifah Bani Umayyah
Nama        : Yazid bin Abdul Malik
Masa         : 102-106 H/720-724M

SEJARAH KHALIFAH BANI UMAYYAH
YAZID BIN ABDUL MALIK

Yazid bin Abdul Malik lahir pada tahun 71 H. Beliau wafat pada usia 40 tahun.Beliau ialah Khalifah Bani Umayyah ke-9. Masa pemerintahannya berlangsung selama 4 tahun 1 bulan.Ia dilantik pada bulan Rajab 101 H. Ia mewarisi Daulah Umayyah setelah meninggalnya Umar bin Abdul Aziz dalam keadaan aman dan tenteram.Sebelum meninggal,Umar bin Abdul Azis sempat menulis surat kepada Yazid, “Semoga keselamatan tetap terlimpah padamuSaya ingatkan,jagalah umat Muhammad sebab engkau akan meninggal dunia.Engkau akan menghadap Dzat yang tidak memberikan maaf untukmu.

”Pada masa awal pemerintahannya,Yazid bertindak menuruti kebijakan Khalifah Umar bin Abdul Azis sebelumnya.Namun hal itu tidak berlangsung lama.Menurut Imam As- Suyuthi dalam Tarikh Al-Khulafa’,kebijakan itu berlangsung hanya empat puluh hari.Setelah itu terjadi perubahan.Tampaknya,terlalu banyak penasihat yang tidak setuju dengan kebijakan positif yang diterapkan Umar bin Abdul Azis.Di antara tindakan yang dilakukan Khalifah Yazid bin Abdul Malik adalah menumpas gerakan Yazid bin Muhallib.

Sebelumnya,Yazid bin Muhallib menjabat sebagai gubernur wilayah Khurasan. Ia juga pernah menjabat gubernur Irak di Kufah dan Iran di Bashrah.Jabatan itu dipangkunya sejak Khalifah Sulaiman bin Abdul Malik hingga masa Umar bin Abdul Azis.Karena dianggap melakukan gerakan-gerakan mencurigakan,Khalifah Umar bin Abdul Azis memintanya datang ke Damaskus dan menjatuhi tahanan kota.Ketika Khalifah Umar bin Abdul Azis wafat,Yazid bin Muhallib segera melarikan diri.Ia khawatir khalifah terpilih,Yazid bin Abdul Malik,akan mengambil tindakan tegas atas dirinya.

Sejak awal memang sering terjadi pertentangan antara dua orang yang senama itu.Yazid bin Muhallib melarikan diri ke Irak.Karena pernah menjabat gubernur di wilayah itu,ia pun diterima oleh masyarakat.Nama keluarganya harum di kalangan rakyat Irak.Hal ini tidak mengherankan karena ayahnya,Muhallib bin Abi Shafra’,adalah penakluk lembah Hind.

Yazid bin Muhallib juga berhasil mengumpulkan dukungan rakyat Basrah untuk memecat Khalifah Yazid.Adanya gerakan itu sampai ke telinga sang khalifah di Damaskus.Yazid bin Abdul Malik segera meminta saudaranya,Maslamah bin Abdul Malik,untuk berangkat dengan pasukannya ke lembah Irak guna memadamkan gerakan Yazid bin Muhallib.Perang saudara kembali terjadi.Pasukan Maslamah terus mengejar pasukan Yazid bin Muhallib dari benteng ke benteng.Hingga akhirnya Yazid tewas di medan pertempuran yang dikenal di daerah Al-Aqir,tak jauh dari Karbala. Selanjutnya Panglima Maslamah terus mengejar sisa-sisa pasukan lawannya

.Hal yang tak mungkin dilupakan sejarah adalah tindakannya menghabisi seluruh keturunan dan keluarga Muhallib.Peristiwa yang terjadi pada 101 Hijriyah itu cukup mengharukan masyarakat.Keluarga Muhallib dikenal baik dan dermawan.Mungkin karena tidak berani berhadapan langsung dengan pihak penguasa,keharuan dan simpati itu hanya tertuang dalam syair dan kata-kata bijak.

Setelah keamanan pulih,Khalifah Yazid bin Abdul Malik mengangkat Maslamah untuk bertanggung jawab terhadap wilayah timur yang mencakup Irak, Iran dan Khurasan yang berkedudukan di Bashrah. Untuk memperluas wilayah Islam,Khalifah Yazid memerintahkan Panglima Tsabit An-Nahrawani,gubernur Armenia,untuk menaklukkan wilayah Khazars,utara Armenia antara Laut Hitam dan Laut Kaspia.Namun dalam sebuah pertempuran Panglima Tsabit tewas dan pasukannya porak poranda.

Khalifah Yazid menunjuk Panglima Jarrah bin Ubaidillah untuk menjabat gubernur Armenia dengan tugas menaklukkan Khazars.Perintah itu ditunjang dengan pengiriman pasukan cukup besar dari Syria.Pasukan Jarrah berhasil menerobos wilayah Khazars dan menduduki kota Blinger dan beberapa kota lainnya. Sementara itu,Sammah bin Abdul Malik Al-Khaulani,gubernur Andalusia yang berkeduduka di Toledo,berhasil menaklukkan benteng Lerida dan Gerona, lalu menyeberang ke pegunungan Pyrenees bagian timur wilayah Prancis Selatan.Ia terus melebarkan kekuasaannya hingga berhasil menaklukkan Avignon,Toulun dan merebut kota Lyon.Namun dalam usaha penaklukan benteng Toulouse,ia tewas dan pasukannya kembali ke Aquitane.Khalifah Yazid mengangkat Panglima Anbasa bin Syuhaim untuk menggantikan Sammah.

Khalifah Yazid bin Abdul Malik tidak berusia lama menyaksikan perluasan wilayah Islam itu.Ia meninggal dunia pada usia 40 tahun.Masa pemerintahannya hanya berkisar 4 tahun satu bulan.Konon ia meninggal akibat tekanan batin ditinggal seorang wanita yang ia cintai. Ada pula yang mengatakan bahwa beliau terkena penyakit tubercolosis,setelah wafat beliau digantikan oleh Hisyam bin Abdul Malik.

Demikianlah Sejarah Klalifah Yazid bin Abdul Malik, sosok Khalifah Islam yang sangat luar biasa, dan patut untuk kita contoh dan jadikan sebagai tauladan

Teriamakasih atas kesudiannyanya berkunjung ke "blogwalking" ini, semoga sobat blogger Muslim mania tidak kapok untuk datang dan mampir di blog ini. karen apa?

"Bersilaturahmi itu dapat memanjangkan umur, dan memurahkan rizki"
Jika sobat semua memiliki pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kotak komentar atau pada buku tamu yang sudah tersedia di blog ini ya, ^_^

JazakAllah Khairan Katsiran
Wassalamualaikum
Continue Reading | komentar (2)

Sejarah Khalifah Umar Bin Abdul Aziz

Assalamualaikum

Kembali lagi bersama blogwalking yang tentunya sobat blogger semua "wajib berkunjung"  kesini, karena apa?  karena silaturahmi itu bisa memanjangkan umur, dan memudahkan rizki, betul begitu bukan?

Nah, dalam postingan kali ini, blogwalking  memposting sebuah sejarah, tentang  tokoh-tokoh Islam dari kalangan para khalifah. Bagi kita semua, terutama kaum Muslim,  selayaknya harus mengetahui bagaimana sejarah kaum Muslim.
 

Sebagai warga negara Indonesia yang berjumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, melebihi asal dimana Nabi Muhammad mendakwahkan Agama Islam, yaitu tanah Arab. Dan buat kamu semua para blogger Muslim mania, yuk kita baca sejarah seorang khalifah yang sangat luar biasa ini.
Namun, bagi sobat semua.. yang ingin menyimpan file ini daripada susah2 mengcopy, mending langsung aja deh di download dengan menekan tombol download di bawah ya sob.


Seri           : Sejarah Para Khalifah Bani Umayyah
Nama        : Umar Bin Abdul Aziz
Masa         : 99-102 H/717-720 M

SEJARAH KHALIFAH BANI UMAYYAH
UMAR BIN ABDUL AZIZ

 Masa kecil Umar bin Abdul Aziz.

Beliau dilahirkan tahun 61 H di Madinah pada era pemerintahan khalifah Yazid bin Mu'awiyah.Beliau menghabiskan masa kecilnya di Madinah Munawwarah dengan menimba ilmu dari para ulama yang hidup saat itu.Sehingga terkumpullah pada diri beliau keutamaan ilmu dan agama,disamping keturunan darah biru dan gelimpangan materi.Pasca meninggalnya sang ayah,beliau diminta untuk tinggal di Damaskus oleh khalifah Abdul Malik,paman beliau,lalu dinikahkan dengan salah seorang anaknya (Fatimah).

Nasab Umar bin Abdul Aziz.

Beliau adalah Umar bin Abdul Aziz bin Marwan bin Hakam bin Abu al-'Ash bin Umayah bin Abdu Syam bin Abdu Manaf bin Qushay bin Kilab,salah satu keturunan Bani Umayah,yang tentu saja berdarah Quraisy.Beliau biasa dipanggil dengan sebutan Abu Hafs,sedangkan di kalangan Bani Umayyah beliau lebih dikenal dengan al-Asyaj (si pemilik luka di wajah).

Sebelum menjadi khalifah dia terkenal sebagai seorang yang sangat shaleh.Tatkala Al-Walid menjadi khalifah,dia diangkat sebagai Gubernur Madinah.Dia menjadi Gubernur Madinah pada tahun 86 H hingga 93 H,kemudian dia di pecat,akhirnya ia datang kembali ke Damaskus.Menjelang wafatnya Sulaiman,penasihat kerajaan bernama Raja’ bin Haiwah menasihati beliau,“Wahai Amirul Mukminin,antara perkara yang menyebabkan engkau dijaga di dalam kubur dan menerima syafaat dari Allah di akhirat kelak adalah apabila engkau tinggalkan untuk orang Islam khalifah yang adil,maka siapakah pilihanmu?“Jawab Khalifah Sulaiman,“Aku melihat Umar Ibn Abdul Aziz“.

Surat wasiat diarahkan supaya ditulis nama Umar bin Abdul-Aziz sebagai penerus kekhalifahan,tetapi dirahasiakan darai kalangan menteri dan keluarga.Sebelum wafatnya Sulaiman,beliau memerintahkan agar para menteri dan para gubernur berbai’ah dengan nama bakal khalifah yang tercantum dalam surat wasiat tersebut.

Menjadi khalifah.

Umar menjadi khalifah menggantikan Sulaiman yang wafat pada tahun 716 M.Ia di bai’at sebagai khalifah pada hari Jumat setelah salatJumat.Hari itu juga setelah ashar,rakyat dapat langsung merasakan perubahan kebijakan khalifah baru ini.Khalifah Umar bin Abdul Aziz,masih satu nasab dengan Khalifah kedua,Umar bin Khattab dari garis ibu.Di Zaman pemerintahannya berhasil memulihkan keadaan negaranya dan mengkondisikan seperti saat 4 khalifah pertama (khulafaur rasyidin) memerintah.Kebijakannya dan kesederhanaan hidupnya pun tak kalah dengan 4 khalifah pertama itu.Gajinya selama menjadi khalifah hanya 2 dirham perhari,atau 60 dirham perbulan.Karena itu banyak ahli sejarah menjuluki beliau dengan Khulafaur Rasyidin ke-5. Khalifah Umar bin Abdul Aziz hanya memerintah selama tiga tahun kurang sedikit.Menurut riwayat,beliau meninggal karena dibunuh (diracun) oleh pembantunya.

Pemerintahan Umar bin Abdul-Aziz.

Hari kedua dilantik menjadi khalifah,beliau menyampaikan khutbah umum.Diujung khutbahnya,beliau berkata “Wahai manusia,tiada nabi selepas Muhammad saw dan tiada kitab selepas alQuran,aku bukan penentu hukum malah aku pelaksana hukum Allah,aku bukan ahli bid’ah malah aku seorang yang mengikut sunnah,aku bukan orang yang paling baik dikalangan kamu sedangkan aku cuma orang yang paling berat tanggungannya dikalangan kamu,aku mengucapkan ucapan ini sedangkan aku tahu aku adalah orang yang paling banyak dosa di sisi Allah ”Beliau kemudian duduk dan menangis “Alangkah besarnya ujian Allah kepadaku” sambung Umar Ibn Abdul Aziz. Beliau pulang ke rumah dan menangis sehingga ditegur isteri “Apa yang Amirul Mukminin tangiskan?” Beliau mejawab “Wahai isteriku,aku telah diuji oleh Allah dengan jabatan ini dan aku sedang teringat kepada orang-orang yang miskin,ibu-ibu yang janda,anaknya ramai,rezekinya sedikit,aku teringat orang-orang dalam tawanan,para fuqara’ kaum muslimin.Aku tahu mereka semua ini akan mendakwaku di akhirat kelak dan aku bimbang aku tidak dapat jawab hujah-hujah mereka sebagai khalifah kerana aku tahu,yang menjadi pembela di pihak mereka adalah Rasulullah saw ’’Isterinya juga turut mengalir air mata.

Umar Ibn Abdul Aziz mula memeritah pada usia 36 tahun sepanjang tempoh 2 tahun 5 bulan 5 hari.Pemerintahan beliau sangat menakjubkan.Pada waktu inilah dikatakan tiada siapa pun umat Islam yang layak menerima zakat sehingga harta zakat yang menggunung itu terpaksa diiklankan kepada orang orang yang tiada pembiayaan untuk bernikah dan juga hal-hal lain.Masa pemerintahan umar ini terkenal dengan perbaikan–perbaikan yang banyak dilaksanakannya yang menunjukan kematangan pikirannya serta pemikirannya yang sempurna.dalam hal ini dia mempunyai buku dalam bentuk siaran berkala yang dikirimkan kepada gubernur-gubernurnya,dimana ia menjelaskan beberpa hal yang musykil.Kiranya buku itu dapat kita namakan ” fhasal-fhasal undang-undang pokok “ dimasa pemerintahan umar,dibawah ini kita kutip beberapa ide dan beberapa pokok pikiran dari buku tersebut:

Umar menyusun rencana da’wah islamiyah (penyebaran islam) tempat bagi orang yang menginginkannya ke tempat yang disukainya. umar juga membuat aturan-aturan mengenai pertahanan,dan membuat aturan-aturan tentang takaran dan timbangan sehingga dapatlah dibasmi pemalsuan dan kcurangan dalam pemakaian alat-alat tersebut yang biasa dilakukan si penjual atau si pembeli.

Salah satu perbaikan-perbaikan yang dilakukan umar adalahperbaikan tanah-tanah pertanian,penggalian sumur-sumur dan pembangunan jalan-jalan dan menyediakan tempat-tempat penginapan bagi orang-orang yag sedang dalam perjalanan.Dan umar juga tidak lupa memberikan perhatianyang besar terhadap orang-orang miskin yang sangat membutuhkan pertolongan dan orang-orang sakit.

Pada masa kekhalifahan Umar di bidang pendidikan,dia menawarkan tunjangan untuk guru dan pendidikan,dan melalui contoh pribadi dia tanamkan kesalehan,ketabahan, etika bisnis,kejujuran umum dll.Dia juga melanjutkan program-program dari para khalifah umayah pada beberapa tahun terahir,dengan memperluas program khusus untuk anak yatim dan orang miskin.Dia juga akan menghapuskan pajak jizyah untuk mengkonversi ke islam.

Dalam sejarah perkembangan hadis dia juga sangat berjasa karena gagasanya untuk mengumpulkan hadis dalam satu kitab tadwin.Untuk keperluan ini ia sebagai khalifah memberikan instruksi kepada Abubakar ibn Muhammad ibn Hazm,Gubernur Madinah,agar segera menggumpulkan orang-orang yang mengetahui hadis,khususnya hadis-hadis yang ada pada Amrah binti Abdurrahman al-Anshari dan al-Qasim ibn Muhammad ibn Abi Bakar serta menghimpunnya.Instruksi serupa disampaikan juga kepada Muhammad ibn Muhammad Syihab al-Zuhri.Meskipun hasil tadwinnya tidak sampai ke tangan ummat islam generasi berikuttnya,akan tetapi sebagai perintis formal dalam pentadwinan hadis dari berbagai persoalannya,seperti kehilangan dan usaha pemalsuan.Umar bin Abdul Aziz RA meninggal di Sim’an bulan Razab tahun 101.H dalam usia 39 tahun dan digantikan oleh Yazid bin Abdul Malik.

Demikianlah Sejarah Klalifah Umar Bin Abdul Aziz, sosok Khalifah Islam yang sangat luar biasa, dan patut untuk kita contoh dan jadikan sebagai tauladan

Teriamakasih atas kesudiannyanya berkunjung ke "blogwalking" ini, semoga sobat blogger Muslim mania tidak kapok untuk datang dan mampir di blog ini. karen apa?

"Bersilaturahmi itu dapat memanjangkan umur, dan memurahkan rizki"
Jika sobat semua memiliki pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kotak komentar atau pada buku tamu yang sudah tersedia di blog ini ya, ^_^

JazakAllah Khairan Katsiran
Wassalamualaikum
Continue Reading | komentar

Sejarah Khalifah Sulaiman Bin Abdul Malik

Assalamualaikum

Kembali lagi bersama blogwalking yang tentunya sobat blogger semua "wajib berkunjung"  kesini, karena apa?  karena silaturahmi itu bisa memanjangkan umur, dan memudahkan rizki, betul begitu bukan?

Nah, dalam postingan kali ini, blogwalking  memposting sebuah sejarah, tentang  tokoh-tokoh Islam dari kalangan para khalifah. Bagi kita semua, terutama kaum Muslim,  selayaknya harus mengetahui bagaimana sejarah kaum Muslim.

Sebagai warga negara Indonesia yang berjumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, melebihi asal dimana Nabi Muhammad mendakwahkan Agama Islam, yaitu tanah Arab. Dan buat kamu semua para blogger Muslim mania, yuk kita baca sejarah seorang khalifah yang sangat luar biasa ini.
Namun, bagi sobat semua.. yang ingin menyimpan file ini daripada susah2 mengcopy, mending langsung aja deh di download dengan menekan tombol download di bawah ya sob.


Seri           : Sejarah Para Khalifah Bani Umayyah
Nama        : Sulaiman Bin Abdul Malik
Masa         : 97-99 H/715-717 M

SEJARAH KHALIFAH BANI UMAYYAH
SULAIMAN BIN ABDUL MALIK

Biografi Sulaiman bin Abdul Malik

Dia bernama Sulaiman bin Abdul Malik bin Marwan.Dia dilahirkan pada tahun 54 H.Dia adalah adik dari khalifah sebelumnya al-Walid.Dia menjadi kholifah kurang lebih selama tiga tahun yaitu pada tahun 96-99 M/714-717 H.Dia adalah kholifah ketujuh dari daulat bani Umaiyyah.Dia memperoleh tahta sesuai dengan wasiat dari ayahnya yaitu Abd al-Malik,agar anaknya Walid dan Sulaiman menjadi kholifah sesudahnya. Setelah al-Walid wafat,dia secara otomatis naik tahta menjadi kholifah menggantikannya.Sebelum menjadi kholifah dia menjadi gubernur di Ramlan.Sebelum wafat al-Walid pernah bermaksud untuk memecat Sulaiman dari kedudukannya sebagai putra mahkota.Hal ini dikarenakan ia ingin mengangkat putranya sendiri yang bernama Abdul Aziz untuk menggantikannya.Tetapi usaha yang dilakukan al-Walid untuk menggeser putra mahkota itu berdampak buruk,karena menyebabkan awal pemerintahan Sulaiman diwarnai dengan aksi balas dendam terhadapnya.

Perjalanan Politik Sulaiman bin Abdul Malik

Tatkala duduk sebagai kholifah,dia memerintahkan semua jajaran dan rakyatnya untuk melakukan sholat tepat pada waktunya dimana sebelumnya diakhirkan hingga keakhir waktunya.Era sulaiman dikenal kurang baik dibandingkan dengan pendahulunya (al-Walid) dan penggantinya (Umar bin Abdul Azia).Para jenderal yang mengharumkan nama Islam di tiga benua pada masa pendahulunya,justru dipecat oleh Sulaiman dengan tidak hormat.Seperti Musa dan Thariq dipecat dan diambil kekayaan mereka dengan alasan mereka tidak patuh pada perintah Sulaiman.Putra Musa al-Aziz dibunuh dengan alasan menikahi janda Roderic.Keponakan Musa,al-Ayub dipecat.Ibn Qosim dibunuh secara keji karena ia adalah keponakan dan menantu Hajaj.Hajaj pernah usulkan kepada al-Walid untuk pembatalan wasiat Abd al-Malik dan mengangkat putranya Walid sendiri sebagai khilifah,namun al-Walid wafat dan Hajjaj pun wafat sebelum al-Walid wafat,maka kemarahannya jatuh kepada keluarga Hajjaj.

Di awal pemerintahannya diwarnai dengan aksi balas dendam terhadap pemimpin-pemimpin besar yang pernah ada dalam sejarah.Pada masa pemerintahannya dia hendak melaksanakan aksi balas dendam terhadap hajjaj yang mendukung Walid ketika Walid mau mengesampingkan hak dia sebagai pengganti kholifah.Para pemimpin itu sebelumnya telah sepakat dengan saudaranya,Walid,untuk menurunkan sulaiman dari kedudukannya sebagai putra mahkota dan menggantinya dengan anaknya.Mereka yang setuju itu adalah Muhammad bin Qosim dan Qutaibah bin Muslim.Tetapi ada pula orang berkata bahwa Qutaibah ibnu Muslimlah yang lebih dahulu berusaha untuk memecat Sulaiman,lantaran ia sangat takut kepadanya.Karena itu,maka Bani Tamim yang merupakan inti dalam pasukan Qutaibah memberontak terhadap Qutaibah sendiri.

Setelah naik tahta Sulaiman membebaskan siapa saja yang dipenjara oleh Al Hajjaj dan dia menindas para pendukung Walid.Akibat perlakuan buruk terhadap para pahlawan termasyur ini perkembangan islam menjadi terganggu.Pada masanya dia bersikap baik terhadap bangsa Arab Yaman dan memusuhi Arab Hijjaz.Yazid bin Muhallab yang tidak disukai pada masa pemerintahannya Walid kembali memperoleh kekuasaan sebagai gubernur khurasan.Prestasi Sulaiman yang patut dicatat adalah ia membatalkan wasiat ayahnya dan mengangkat Umar bin Abdul Aziz sebagai penggantinya atas usul Raja’ bin Haiwa’, (penasehat utama kerajaan).Barang kali juga sebagai balas budi dikarenakan Umar bin Abdul Aziz yang membela Sulaiman ketika al-Walid memaksa dalam pertemuan rahasia antara kholifah dengan tiga orang Gubernur Jendral-Musa,Hajjaj,Umar bin Abdul Aziz,dimana Umar bin Abdul Aziz menolak untuk mengkhianati seorang yang kepadanya memberikan sumpah setia saat menjabat sebagai Gubernur semasa Abd Malik selama tujuh tahun.

Umar bin Abdul Aziz memprotes wasiat Abd Malik itu bahwa sesudah al-Walid,Sulaiman menjadi putra mahkota,hanya dapat diubah apabila rakyat setuju maka harus diserahkan dulu kepada kehendak rakyat.Menjelang Sulaiman wafat ia tinggalkan wasiat tertulis yang menetapkan umar bin Abdul Aziz sebagai penggantinya.

Penaklukan dimasa pemerintahannya sangatlah terbatas. Dikawasan barat dia menyerang Konstatinopel melalui darat dan laut.Pada tahun 98H/716 M,Sulaiman dengan petunjuk jendral Bizantium,bernama Leo memutuskan untuk menaklukan Konstatinopel.Untuk tujuan ini dia mengirim satu pasukan dibawah pimpinan maslamah yang menyebrangi Helespoin tanpa mendapat perlawanan dan mengepung Konstatinopel.Tetapi tanpa diduga leo diangkat oleh bangsa romawi yang ketakutan untuk menduduki tahta kerajaan.Karena itu Leo memutuskan hubungan dengan Islam.Orang Islam dikalahkan dan mengalami kesulitan karena kelaparan,kedinginan dan penyakit sampar selama satu tahun.Armada itu terpaksa mundur.Kholifah juga sangat terkejut dengan pengkhianatan Leo.Penyerangan ini dipimpin oleh Maslamah bin Abdul Malik.Maslamah terus tinggal disitu dan berjanji tidak akan kembali sebelum menaklukan Konstatinopel.

Sedangkan dikawasan lain Yazid bin Muhallab berhasil menaklukan Jurjan dan mengirimkan harta rampasan yang berlimpah ruah kepadanya.Sehingga pada masanya terjadi ekspansi ke Iran.Selain ekspensi berlanjut ke bagian pegunungan di Iran seperti Thibristan.Sulaiman dikenal untuk kemampuan pidatonya yang luar biasa namun hukuman matinya kepada ke tiga jendralnya menyuramkan reputasinya.Dimasa pemerintahannya dia terkenal dengan kehidupannya yang mewah.Dia sangat baik terhadap para sahabatnya namun sangat kejam terhadap musuh-musuhnya.Satu-satunya jasa yang diberikan kepada negara adalah dia mengangkat saudara sepupunya yang handal,Umar bin Abdul Aziz untuk menduduki tahta kerajaan yang karena perbuatan besarnya dia disebut “kunci rahmat”.Beliau wafat pada usia 45 tahun.

Demikianlah Sejarah Klalifah Sulaiman Bin Abdul Malik, sosok Khalifah Islam yang sangat luar biasa, dan patut untuk kita contoh dan jadikan sebagai tauladan

Teriamakasih atas kesudiannyanya berkunjung ke "blogwalking" ini, semoga sobat blogger Muslim mania tidak kapok untuk datang dan mampir di blog ini. karen apa?

"Bersilaturahmi itu dapat memanjangkan umur, dan memurahkan rizki"
Jika sobat semua memiliki pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kotak komentar atau pada buku tamu yang sudah tersedia di blog ini ya, ^_^

JazakAllah Khairan Katsiran
Wassalamualaikum
Continue Reading | komentar

Sejarah Khalifah Walid Bin Abdul Malik

Assalamualaikum

Kembali lagi bersama blogwalking yang tentunya sobat blogger semua "wajib berkunjung"  kesini, karena apa?  karena silaturahmi itu bisa memanjangkan umur, dan memudahkan rizki, betul begitu bukan?

Nah, dalam postingan kali ini, blogwalking  memposting sebuah sejarah, tentang  tokoh-tokoh Islam dari kalangan para khalifah. Bagi kita semua, terutama kaum Muslim,  selayaknya harus mengetahui bagaimana sejarah kaum Muslim.

Sebagai warga negara Indonesia yang berjumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, melebihi asal dimana Nabi Muhammad mendakwahkan Agama Islam, yaitu tanah Arab. Dan buat kamu semua para blogger Muslim mania, yuk kita baca sejarah seorang khalifah yang sangat luar biasa ini.
Namun, bagi sobat semua.. yang ingin menyimpan file ini daripada susah2 mengcopy, mending langsung aja deh di download dengan menekan tombol download di bawah ya sob.


Seri           : Sejarah Para Khalifah Bani Umayyah
Nama        : Walid Bin Abdul Malik
Masa         : 86-97 H / 705-715 M

SEJARAH KHALIFAH BANI UMAYYAH
WALID BIN ABDUL MALIK

Biografi Walid bin Abdul Malik

Nama lengkapnya adalah Walid bin Abdul Malik bin Marwan.Dilahirkan pada tahun 50 H.Tetapi pendidikan tentang bahasa arabnya sangat lemah,sehingga beliau berbicara kurang fasih.Menurut riwayat ayahnya,Abdul Malik bin Marwan pernah berkata:”Cinta kasih kami membahayakan dirinya,sebab kami tidak mau mengirimkanya ke padang pasir”.Padahal padang pasir adalah sekolah yang terbaik bagi orang-orang yang ingin mempelajari Bahasa Arab yang fasih jauh dari cacat-cacat yang biasa terdapat dalam bahasa orang-orang di kota,yang disebabkan karena pergaulan bangsa Arab dengan bangsa-bangsa asing.

Tetapi ayahnya tidak membiarkan Al- Walid dengan kecacatan itu,bahkan dengan tegas beliau berkata kepada anaknya:”Yang dapat memimpin bangsa Arab hanyalah orang yang baik bahasanya”,sebab itu Al- Walid lalu mengumpulkan ulama-ulama nahwu,lalu beliau belajar kepada mereka dengan rajinnya.

Khalifah Marwan ibnul Hakam dulunya telah mengangkat dua orang putranya sebagai putra mahkota yang akan menggantikannya menjadi khalifah berturut-turut,yaitu Abdul Malik dan Abdul Aziz (meninggal sebelum wafat Abdul Malik). Maka Abdul Malik lalu menunjuk dua orang putranya juga,yaitu Al- Walid,kemudian Sulaiman.Ini terjadi pada tahun 85 H.Beliau mengirimkan surat ke daerah-daerah,menerangkan hal itu.Maka rakyat tidak keberatan untuk memberikan ba’iat dan sumpah setia.Sesudah wafat Abdul Malik,rakyat mengulangi sekali lagi bai’at sumpah setia mereka kepada Al- Walid.

Setelah kematian ayahnya (Abdul Malik),Al- Walid menduduki tahta kerajaan Damaskus pada tahun 86 H/ 705 M.Memerintah selama sepuluh tahun lamanya (86 – 96 H/ 705- 714 M).

Pembangunan dan Kondisi Negara di masa Walid bin Abdul Malik

Masa kekuasaaan Walid bin Abdul Malik yang disebut- sebut sebagai masa kemenangan yang luas.Pengepungan yang gagal atas kota Konstantinopel di masa Muawiyah bin Abu Sofyan,dihidupkan kembali dengan memberikan pukulan-pukulan yang cukup kuat.Walaupun cita-cita untuk menundukkan ibu kota Romawi tetap saja belum berhasil,tetapi tindakan itu sedikit banyak berhasil menggeser tapal batas pertahanan islam lebih jauh ke depan,dengan menguasai basis-basis militer Kerajaan Romawi di Mar’asy dan ‘Amuriyah.

Perbaikan- perbaikan dalam negeri dengan karya-karya besar Al- Walid diantaranya adalah:
1.Mendirikan gedung-gedung,bangunan-bangunan dan pabrik-pabrik.
2.Mengumpulkan dan menyantuni fakir miskin dan anak-anak yatim piatu serta mendirikan banyak sekolah serta para pendidik dengan jaminan hidup dan gaji yang teratur.
3.Mendirikan rumah sakit khusus dan jaminan hidup kepada rakyatnya yang kurang beruntung (orang buta,orang cacat,orang yang berpenyakit kusta,dan orang lumpuh) serta pelayan atau perawat khusus untuk merawat dan mengurusi mereka dengan perawatan yang sesuai syarat- syarat kesehatan,dimana para perawat mendapatkan gaji tertentu.


4.Membangun jalan-jalan raya di seluruh kerajaan,terutama jalan yang menuju ke tanah Hejaz
.5.Membuat sumur-sumur di sepanjang jalan dan pegawai-pegawai yang bertugas mengurusi sumur-sumur ini dan menyediakan air kepada para kafilah yang melewati jalan ini.
6.Membangun Masjid Jami’ Damaskus dengan arsitektur yang indah dan selesai diakhir masa pemerintahannya selama 10 tahun.
7.Membangun kembali dan memperluas Masjid Nabawi di Madinah oleh gubernur Madinah,Umar ibnu Abdil Aziz.Dibongkar dan dibangun kembali dengan menperluas serta menggabungkan bekas dari kamar-kamar istri-istri Rasulullah.


8.Membangun masjid di setiap kota,semisal Masjid Aksa di Yerussalam.
9.Al- Qur’an dan Hadits dipelajari dengan penuh perhatian,baik di Kufah maupun di Basrah.
10.Perdagangan tumbuh dengan pesat,khalifah sendiri mengunjungi pasar-pasar.
11.Mengembangkan manufaktur dan desain.

Selain perbaikan dan pembangunan yang dilakukan diatas yang maju,kondisi negara yang aman saat beliau memerintah juga sangat stabil di seluruh negeri,karena khawarij tidak memiliki gigi pergerakan dan tidak ada pemberontakan di masa pemerintahannya.Masa pemerintahannya selama 10 tahun sangat sejahtera,aman,dan stabil.Masa pemerintahan Al- Walid pada umumnya dapat disebut masa kemakmuran,keamanan,kedamaian,dan ketentraman.Dengan adanya kekayaan dan kesatuan bulat,terutama keteguhan iman Al-Walid.

Penaklukan dan Perluasan Wilayah di masa Walid bin Abdul Malik

Pada masa pemerintahannya terjadi penaklukan yang demikian luas.Penaklukan ini meliputi banyak kawasan,diantaranya:
Kawasan Barat
Panglima pasukan Islam Maslamah bin Abdul Malik sampai di daerah Amuriyah (dekat Ankara) dan Hiraqlah salah satu wilayah Romawi,lalu berhasil menaklukannya pada tahun 89 H / 707 M.Kaum muslimin berhasil mencapai Teluk Konstantinopel.Mereka juga menyerang Azarbaijan yang penduduknya selalu melanggar kesepakatan yang mereka lakukan.Di kawasan ini terjadi banyak peperangan pada tahun 93 H/711 M.

Laut Tengah
Pasukan Islam berhasil menaklukan kepulauan Sisilia dan Merovits pada tahun 89 H / 707 M.

Afrika.
Musa bin Nushair diangkat menjadi gubernur di pantai Laut Tengah hingga ke selatan Mesir.Beliau melakukan beberapa penaklukan besar di Barat. Beliau mengalahkan Bangsa Barbar dan menyebarkan agama islam yang banyak menimbulkan kesulitan kepada para pendahulunya dan mendirikan kembali kekuasaan khalifah hingga ke tepi Lautan Atlantik.Beliau mengirim beberapa ekspedisi untuk melawan Bangsa Romawi yang menimbulkan kerusuhan terhadap umat islam di Laut Tengah,dengan bantuan armada laut,merebut pulau Ivika ,Minorca,dan Majorca,dekat Pantai Spanyol.

Penaklukan Andalusia.
Panglima kaum muslimin Musa bin Nushair bertekad untuk menyeberangi selat yang memisahkan Benua Afrika dan Eropa.Tujuannya untuk menyebarkan islam di Eropa dan memasukannya menjadi bagian dari pemerintahan islam.Maka,Beliau memberangkatkan panglima islam asal Barbar yang bernama Thariq bin Ziyad ke Andalusia melalui Laut Merah dengan 7000 tentara merebut benteng yang kemudian dinamai Jabal Al-Thariq.Beliau menyerbu dan mengalahkan Roderic di tepi Sungai Guadalete dekat Medinia-Sidonia pada bulan September 93 H/711 M.Dalam pelariannya Roderic tenggelam di Sungai Guadalete.Setelah itu Thariq bin Ziyad merebut Sidonia,Carmona dan Granada.Setelah Kordoba di taklukan Beliau menuju Toledo,ibukota Spanyol dalam waktu singkat sebagian besar wilayah Spanyol tunduk akan kekuasaan islam.

Di antara perang yang paling terkenal adalah Perang Lembah Langkah dimana Beliau berhasil mengalahkan Goth dan membunuh Raja mereka,Ludzrig.Andalusia berhasil di taklukan pada tahun 92 H/710 M.Kemudian Thariq bin Ziyad dan Musa bin Nushair sampai di Pegunungan Baranes dan berhasil menaklukan semua wilayah itu kecuali Jaliqiyah.

Kawasan Timur Kawasan Asia tengah
Qutaibah bin Muslim al-Bahili berhasil menaklukan kota Tashkent pada tahun 87 H/705 M.Masyarakat di daerah ini selalu menimbulkan kesulitan bagi orang Islam dengan melakukan pemberontakan.Untuk mengakhiri kerusuhan ini,Hajjaj bin Yusuf memecat Yazid bin Muhallab yang gagal menundukkan mereka,dan diganti oleh Qutaibah bin Muslim.Ternyata Beliau orang yang tepat dalam memangku tugas yang dipercayakan kepadanya.Beliau membawa seluruh Asia Tengah ke dalam kekuasaan Islam.

Pertama kali menyerbu Balkh dan Turkaristan pada tahun 88 H/706 M.Raja dari tempat ini tunduk kepadanya dan setuju membayar upeti kepada khalifah.Beliau menyerang negeri Saghd,Nasef,dan Kush pada tahun 89 H/707 M.Qutaiba bin Muslim berhasil menaklukan Bukhara pada tahun 91 H / 709 M,kemudian menyeberangi Sungai Oksus dan menyerbu Kawarisma.Mendengar kabar bahwa Samarkand telah melepaskan diri dari kekuasaan islam maka Qutaibah bin Muslim beserta pasukannya memerangi dan merebut kota ini pada tahun 93 H/711 M.Dan ini berlanjut hingga dua atau tiga tahun berikutnya,yaitu menyerang wilayah Syasy dan Farghanag hingga mencapai Khauqand pada tahun 94 H/712 M.

Beliau juga berhasil membuka Kota Kabul pada tahun 94 H/712 M,kemudian Kashgar (kini wilayah Turkistan Timur) pada tahun 96 H/714 M.Kabarnya perluasan sampai perbatasan Cina di tahun 96 H/714 M,menyerbu Cina, urkestan,dan juga merebut kasygar.

Panglima Islam ini berhasil meluaskan penaklukannya hingga wilayah-wilayah yang berada di antara dua sungai (wilayah yang dulu sebagian besar masuk wilayah Uni Soviet dan Afghanistan).Beliau melanjutkan misi militernya ini hingga sampai ke perbatasan Cina dan mewajibkan penguasa di sana untuk membayar jizyah.Hingga di sini Qutaibah bin Muslim berhenti melakukan ekspansi ke kawasan timur.Qutaibah bin Muslim berhasil membuka wilayah yang sangat luas.Luas wilayah taklukannya diperkirakan sekitar 4.000.000 kilometer persegi yang memanjang dari bagian tengah negeri Kaukaz membentang ke bagian selatan Laut Khazr.

Sementara itu,ke bagian utara meliputi Asia Tengah,ke timur bagian ke bagian Turkistan,dan ke barat ke Kabul (Afghanistan dan Sajistan).Wilayah Sind dan India.Yang disebut dengan Sind adalah provinsi Sind yang berada di negara Islam Pakistan saat ini.

Hajjaj bin Yusuf mengirimkan pasukan dalam jumlah yang sangat besar ke negeri itu di bawah pimpinan seorang panglima muda islam yang bernama Muhammad bin Qasim ats-Tsaqafi (saudara sepupu Hajjaj bin Yusuf sendiri).Panglima muda ini berhasil menorehkan kemenangan-kemenangan dan membunuh Dahir,Raja Sind.Beliau berhasil menduduki wilayah Sind antara tahun 93-94 H/711-714 M.Kemenangan ini merupakan kemenangan terbesar yang dicapai pada saat itu.Penyebab ekspedisi ini adalah adanya gangguan terhadap guberbur Arab oleh bajak laut dari Sind.Raja Sind,Dahir,menolak mengabulkan permintaan gubernur itu.Beberapa usaha dilakukan untuk menghukum raja di samping menghukum para bajak laut,tetapi semua usaha tidak berhasil hingga Muhammad bin Qasim dapat memulihkan prestise dan kehormatan gubernur Arab itu.

Beliau menyerang kerajaan Dahir.Dahir berusaha sekuat tenaga menyelamatkan negerinya dari kekuasaan asing,tetapi akhirnya dia kalah dan dibunuh.Kemudian Sind,Multan dan sebagian wilayah Punyab diduduki dan dijadiakan wilayah kerajaan Islam.Pasukan muslim juga membuat kemajuan besar pada waktu ini di Armenia dan Asia Kecil.Akan tetapi,semua penaklukan yang lain dari pemerintahannya menjadi pudar sebelum penaklukan Barat.Pada masa inilah pemerintahan islam mencapai wilayah yang demikian luas dalam rentang sejarahnya.

Khalifah Walid bin Abdul malik meninggal di Damaskus (kini wilayah Suriah) pada 23 Februari 715 pada umur 46/47 tahun),dan diganti oleh adiknya Sulaiman bin Abdul Malik.

Demikianlah Sejarah Klalifah Walid Bin Abdul Malik, sosok Khalifah Islam yang sangat luar biasa, dan patut untuk kita contoh dan jadikan sebagai tauladan

Teriamakasih atas kesudiannyanya berkunjung ke "blogwalking" ini, semoga sobat blogger Muslim mania tidak kapok untuk datang dan mampir di blog ini. karen apa?

"Bersilaturahmi itu dapat memanjangkan umur, dan memurahkan rizki"
Jika sobat semua memiliki pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kotak komentar atau pada buku tamu yang sudah tersedia di blog ini ya, ^_^

JazakAllah Khairan Katsiran
Wassalamualaikum

Continue Reading | komentar (2)

Sejarah Khalifah Abdul Malik Bin Marwan

Assalamualaikum

Kembali lagi bersama blogwalking yang tentunya sobat blogger semua "wajib berkunjung"  kesini, karena apa?  karena silaturahmi itu bisa memanjangkan umur, dan memudahkan rizki, betul begitu bukan?

Nah, dalam postingan kali ini, blogwalking  memposting sebuah sejarah, tentang  tokoh-tokoh Islam dari kalangan para khalifah. Bagi kita semua, terutama kaum Muslim,  selayaknya harus mengetahui bagaimana sejarah kaum Muslim.


Sebagai warga negara Indonesia yang berjumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, melebihi asal dimana Nabi Muhammad mendakwahkan Agama Islam, yaitu tanah Arab. Dan buat kamu semua para blogger Muslim mania, yuk kita baca sejarah seorang khalifah yang sangat luar biasa ini.
Namun, bagi sobat semua.. yang ingin menyimpan file ini daripada susah2 mengcopy, mending langsung aja deh di download dengan menekan tombol download di bawah ya sob.


Seri           : Sejarah Para Khalifah Bani Umayyah
Nama        : Abdul Malik Bin Marwan
Masa         : 66-86 H / 685-705 M

SEJARAH KHALIFAH BANI UMAYYAH
ABDUL MALIKL BIN MARWAN

Biografi Abdul Malik bin Marwan

Dia bernama Abdul Malik bin Marwan bin Hakam bin Abil Ash bin Umayyah.Dia lahir dari seorang ibu yang bernama Aisyah binti Muawiyah bin al Mugirah bin Abdul Ash.Abdul Malik lahir pada masa khalifah Usman bin Affan.Sejak kecil ia sudah manghafal al-Qur’an dan berguru langsung kepada Usman.Selain belajar menghafal al-Qur’an,ia juga belajar hadits,fikih,tafsir,dan lainnya.Dia di kenal dengan pribadi yang sangat cerdas.Dia di angkat sebagai Gubernur Madinah oleh Muawiyah pada saat umurnya baru 16 tahun.Sebelum menjadi khalifah dia di kenal sebagai sosok yang zuhud dan dianggap sebagai salah seorang ulama Madinah.Dia ikut terlibat dalam penaklukan-penaklukan yang terjadi di Afrika pada tahun 41-45 H.

Abdul Malik menjadi khalifah setelah ayahnya Marwan bin Hakam meninggal pada tahun 65 H/684 M.Pada saat itu khalifah yang legal adalah Abdullah ibnuz-Zubair.Kemudian dia berhasil mengambil Irak dari tangan Abdullah ibnuz-Zubair dan menaklukkan Hijaz secara keseluruhan.Setelah Abdullah ibnuz-Zubair terbunuh,maka ia di baiatoleh seluruh masyarakat muslim.Dia menjadi khalifah sejak tahun 73 H/692M.Keadaan Negara aman berada di tangannya. Abdul malik di anggap sebagai “pendiri kedua” pemerintahan Bani Umawiyah.Dia menjadi khalifah saat dunia Islam terpecah-pecah.Dengan kebijakan dan siasatnya,dia berhasil menjadikan negeri-negeri itu tunduk di bawah pemerintahan-pemerintahandan berhasil membungkam semnua pemberontak dan pembangkang.

Pengangkatan Abdul Malik menjadi khalifah

Abdul Malik menjadi khalifah setelah ayahnya Marwan bin Hakam meninggal pada tahun 65 H/684 M.Pada saat itu khalifah yang legal adalah Abdullah ibnuz-Zubair.Kemudian dia berhasil mengambil Irak dari tangan Abdullah ibnuz-Zubair dan menaklukkan Hijaz secara keseluruhan.Setelah Abdullah ibnuz-Zubair terbunuh,maka ia di baiat oleh seluruh umat muslim.Dia di angkat menjadi khalifah sejak tahun 73 H/692 M.Abdul Malik berkuasa kurang lebih 20 tahun yaitu sejak 685-705M/66-86H.Dalam masa pemerintahannya,tidak terjadi penaklukan dalam skala besar.Karena,dia di sibukkan dengan perang.

Kemajuan yang dicapai

Pada masa pemerintahan Abdul Malik,dia dianggap sebagai pendiri ke dua pemerintahan bani umayah.Hal-hal yang dapat di capai di antaranya:

1.Perluasan wilayah pemerintahan
Sepeninggal Marwan bin Hakam maka Abdul Malik di angkatsebagai khalifah oleh ayahnya.Ia meneruskan program yang di rancang ayahnya.Ia pergi ke Irak dengan membawa pasukan yang besar dan memerangi mush’at bin Zubair yang merupakan wakil saudaranya,Ibnuz-Zubair di Irak.Ia membunuh Mush’at bin Zubair di dekat sungai Dajil pada tahun 71H/690M.Maka jatuhlah Irak ke tangan Abdul Malik.Kemudian pasukannya bergerak menuju Madinah yang kemudian berhasil di taklukan.Sebenarnya,tidak terjadi penaklukan dalam skala besar di masa pemerintahannya.Karena,dia di sibukkan dengan perang melawan kaum khawarij dan ibnu Asy’ats.Selainitu,dia juga menyerang kembali Romawi yang yang saat itu mengancam keamanan negeri Syam,dan melakukan penaklukan wilayah Maghrib.Sedangkan panglima perang paling terkenal di medan perang Afrika Utara adalah Musa bin Nushair yang berhasil mengembalikan keamanan di wilayah itu setelah meninggalnya Uqbah bin Nafi’.Dia juga berhasil menaklukan Tanjah dan Sabtah.

Sementara itu di sebelah Timur Turki juga di serang Abdul Malik. Demikian juga dengan kawasan Asia Tengah.Pada saat yang sama Muhammad ats-Tsaqafi berangkat untuk menaklukan Sindh.Namun tidak terjadi sebuah penaklukan besar-besaran di kawasan timur.Keadaanyang aman di masa pemerintahannya telah membuka jalan bagi sebuah penaklukan yang sangat luas di masa anaknya,al-Walid. Penaklukan selanjutnya yaitu Hijaz,markas ibnu Zubair yang belum ia taklukan.Jalan ke arah itu tidaklah mulus dan sangat beresiko tinggi.Sebab ibnu Zubair menjadikan Makkah al Mukarromah sebagai ibu kota pemerintahannya.Kemudian ia mengangkat Hajjaj bin Yusuf sebagai panglima perangnya dan membentuk pasukan yang berkekuatan 3000 personil

.Abdul Malik berpesan kepada Hajjaj bin Yusuf bahwa ia akan menjamin keamanan ibnu Zubair dan pengikutnya jika ia mau taat kepada pemimpinnya.Ibnu Zubair menolak dan tetap berlindung di Baitullah. Hajjaj bin Yusuf memasang Manjaniq di atas gunung Abu Qabis.Dan kemudian berhasil mengepung penduduk Makkah selama lima bulan sepuluh malam.Dalam penyerangan tersebut,wajah Ibnu Zubair terlempar batu Manjaniq dan membuatnya goyah.Ia jatuh ke bumi dan dikepung rapat oleh pasukan Hajjaj bin Yusuf yang kemudian membunuhnya.

2.Bidang politik ekonomi
Menetapkan bahasa Arab sebagai bahasa resmi yang berlaku bagi seluruh wilayah kekuasaan khalifah Abdul Malik.
Memperkenalkan mata uang yang asli Arab.

3.Bidang Ilmu Pengetahuan
Pada masa Abdul Malik bin Marwan,ilmu yang berkembang yaitu ilmu pengetahuan bidang bahasa meliputi ilmu Qowa’id yang membahas tentang Nahwu,Shorof untuk memepelajari bahasa Arab. Perkembangan ilmu bahasa tersebut karena khalifah Abdul Malik bin Merwan mewajibkan bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara,sehingga semua perintah dan peraturan serta komunikasi secara resmi memakai bahasa Arab.

Peristiwa-peristiwa penting di masanya
1.Pemberontakan Abdur rahman ibnul-Asy’ats(81-85H/700-704M) Hajjaj yang saat itu menjadi Gubernur Irak menugasi Abdur Rahman untuk melakukan penyerangan ke negeri Turki pada tahun 81H.Dan dia berhasil mencapai banyak kemenangan-kemenagan.Kemudian dia menyatakan pembangkangannya kepada Hajjaj dan Abdul Malik. Lalu dia memerangi Hajjaj dan berhasil menjadikan Irak di bawah kekuasaannya.Setelah itu wilayah timur berhasil berada di bawah kekuasaannya kecuali khurasan.Di sana terjadi perang antara dia dan pendukung pemerintahan Umawiyah. Akhirnya,dia kalah dan melarikan pada tahun 82 H lalu dibunuh pada tahun 85 H/704 M.Hajjaj membunuh sekian banyak ulama yang mengikuti gerakan Abdur Rahman ibnul-Asy’ats ini,di antaranya Said bin Jubair.

2.Hajjaj bin Yusuf ats-Tsaqafi(95 H/714 M) Dia adalah Orang yang paling terkenal di antara orang dekat Abdul Malik dan sekaligus gubernur yang paling masyhur dalam sejarah.Dia di kenal sebagai seorang yang sangat politis,cerdas,keras,dan sekaligus kejam baik saat ia berada dalam keadaan yang hak dan tidak hak.Dia termasuk salah seorang pentolan yang memerangi Mush’ab ibnuz-Zubair yang kemudian menjadikan Irak berada di bawah kekuasaan Bani Umayah.Setelah itu dia di perintahkan oleh Abdul Malik untuk memerangi Abdullah ibnuz-Zubair untuk menaklukan Hijaz.Dia berhasil menaklukannya dan membunuh Abdullah ibnuz-Zubair.Sejak itulah dia menjadi gubernur Hijaz.

Tatkala terjadi krisis di Irak,maka Abdul Malik mengangkatnya sebagai gubernur.Hajjaj menggunakan segala cara kekerasan dan kekejaman untuk melawan orang-orang Irak hingga akhirnya Irak menjadi stabil.Pengaruhnya meliputi semua kawasan timur secara keseluruhan.Dia memiliki peran yang sangat besar dalam melapangkan rintangan yang dihadapi oleh pemerintahan Bani Umayah.Kekerasannya seakan menjadi suatu kepastian yang harus dia lakukan demi tercapainya keamanan dan kedamaian.

3.Khawarij
Gerakan Khawarij mengalami kemajuan di Irak dan Jazirah Arabia.Namun,panglimaperang Bani Umayyah berhasil menaklukan mereka dan menghancurkan sebagian besar dari mereka.Pemimpin-pemimpin Khawarij yang terkenal di periode ini adalah Qathari ibnul-Fuj’ah dan Syabab ibnusy-Syaibani.

Akhir pemerintahan Abdul Malik Sisa pemerintahan Abdul Malik selama kira-kira dua belas tahun adalah masa-masa makmur dan tentram.Keseluruhan kerajaan timur dipimpin oleh al-Hajjaj,penakluk Mekah yang bertangan besi,sementara jabatan-jabatan propinsi diberikan pada keluarga-keluarga khalifah.Ini berarti pemusatan kekuasaan di tangan Abdul Malik.Penguasaannya atas rincian-rincian administrasi diperkuat oleh perintahnya untuk memakai bahasa Arab di seluruh negara.Ketika orang-orang Arab mula-mula menaklukan berbagai propinsi,mereka mempertahankan pejabat-pejabat propinsi dan lokal yang sudah ada,dan mengijinkan mereka terus memakai bahasa Yunani,Syriac atau bahasa apapun yang telah dipakai.Ini sekarang diubah tetapi,pejabat-pejabat yang sama terus boleh menjabat dan tidak diharuskan masuk Islam.Namun lama kelamaan,makin banyak Muslimin yang terampil dalam pekerjaan kantor,dan mereka yang tidak beragama Islam masuk Islam,atau digeser.

Abdul Malik dan al-Hajjaj juga memperkenalakan mata uang yang asli Arab.Dalam keberhasilan penaklukan pertama,orang-orang Arab tidak sempat memikirkan untuk mencetak mata uang,dan sudah puas memakai mata uang yang sudah beredar di Arabia dan negeri-negeri taklukan,kebanyakan adalah mata uang Bizantium dan Persia.Belakangan beberapa ayat al-Qur’an ditumpangkan pada kedua mata uang tersebut,tetapi Abdul Malik adalah khalifah pertama yang mencetak mata uang dengan mencantumkan kalimat-kalimat Arab dan Islam saja.Mata uang dibuat dari dua jenis logam,yaitu dinar emas dan dirham perak.Nilai tukar ditetapkan sepuluh atau duabelas dirham buat satu dinar,tetapi nilai sebenarnya tergantung pada fluktuasi pasar dan berada di berbagai saat dan tempat,dimana nilai dirham sangat berkurang.

Orang-orang Arab juga mengambil alih system perpajakan yang sudah berlaku,terutanma pajak tanah dan pajak kepala;tetapi pada saat yang sama mulai mengadakan perubahan dalam perpajakan supaya lebih sesuai dengan ajaran Islam.Khalifah Abdul Malik wafat pada tahun 86 H dan diganti oleh putranya yang bernama al-Walid.

Demikianlah Sejarah Klalifah Abdul Malik Bin Marwan, sosok Khalifah Islam yang sangat luar biasa, dan patut untuk kita contoh dan jadikan sebagai tauladan

Teriamakasih atas kesudiannyanya berkunjung ke "blogwalking" ini, semoga sobat blogger Muslim mania tidak kapok untuk datang dan mampir di blog ini. karen apa?

"Bersilaturahmi itu dapat memanjangkan umur, dan memurahkan rizki"

Jika sobat semua memiliki pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kotak komentar atau pada buku tamu yang sudah tersedia di blog ini ya, ^_^

JazakAllah Khairan Katsiran
Wassalamualaikum
Continue Reading | komentar (1)

Sejarah Khalifah Marwan Bin Malik

Assalamualaikum.

Kembali lagi bersama blogwalking yang tentunya sobat blogger semua "wajib berkunjung"  kesini, karena apa?  karena silaturahmi itu bisa memanjangkan umur, dan memudahkan rizki, betul begitu bukan?

Nah, dalam postingan kali ini, blogwalking  memposting sebuah sejarah, tentang  tokoh-tokoh Islam dari kalangan para khalifah. Bagi kita semua, terutama kaum Muslim,  selayaknya harus mengetahui bagaimana sejarah kaum Muslim.
 
 Sebagai warga negara Indonesia yang berjumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, melebihi asal dimana Nabi Muhammad mendakwahkan Agama Islam, yaitu tanah Arab. Dan buat kamu semua para blogger Muslim mania, yuk kita baca sejarah seorang khalifah yang sangat luar biasa ini.
Namun, bagi sobat semua.. yang ingin menyimpan file ini daripada susah2 mengcopy, mending langsung aja deh di download dengan menekan tombol download di bawah ya sob.

 

Seri           : Sejarah Para Khalifah Bani Umayyah
Nama        : Marwan bin Hakam
Masa         : 65-66 H / 684-685 M

SEJARAH KHALIFAH BANI UMAYYAH
MARWAN BIN HAKAM


Biografi Marwan bin Hakam.

Marwan bin Hakam merupakan Khalifah keempat dari daulat bani Umaiyyah setelah Muawiyyah bin Yazid berkuasa hanya 3 bulan ada yang mengatakan 40 hari saja. Dan jika dilihat dari silsilah dia merupakan cucu dari Abul ‘Ash yang juga merupakan kakek dari Ustman bin Affan.Setelah terputusnya keturunan Muawiyyah dalam melanggengkan kekuasaan dikarenakan berakhirnya kekuasaan Muawiyyah bin Yazid maka kursi kekuasaan pun beralih ke bani Marwan setelah keluarga besar Umaiyyah mengangkatnya sebagai khalifah.Karena dari keluarga besar Umaiyyah beraggapan bahwa Marwan bin Hakam adalah orang yang tepat untuk mengendalikan kekuasaan karena pengalamanya. Dan juga ketika itu banyak terjadi perecahan ditubuh bangsa Arab sendiri selain juga adanya pemberontakan kaum Khawarij dan Syi’ah yang bertubi-tubi sehingga dalam keadaan tersebut sangat rawan sekali terajadinya perpecahan.

Perjalanan Politik Marwan bin Hakam Dalam perjalanan karier politik Marwan bin Hakam sebenarnya sudah dimulai sejak pada masa khalifah Ustman bin Affan.Tapi kemudian setelah terjadi perang jamal yakni peperangan antara Ali bin Abi Thalib dan Muawiyyah bin Abi Sofyan setelah peperangan selesai,kemudian Marwan mengundurkan diri dari gelanggang politik dia memberikan bai’at dan memberikan sumpah setianya atas Ali bin Abi Thalib menjadi Khalifah.Akan tetapi setelah Muawiyyah bin Abi Sofyan menjadi Khalifah,dia pun diangkat Muawiyyah sebagai bagian dari pemerintahannya atas segala bantuannya yang telah ia berikan pada Muawiyyah pada saat perang Jamal yaitu ketika Marwan memegang stempel khalifah Ustman.Dan juga karena Muawiyyah beranggapan bahwa Marwan juga telah melakukan peranan penting dalam peristiwa perang Jamal,yakni melemahkan Ali serta menewaskan Thalhah dengan panahnya.

Berdasarkan pada hal-hal diatas,maka Muawiyyah pun mengangkat Marwan bin Hakam menjadi gubernur di Madinah ketika masa pemerintahan Yazid bin Muawiyyah dan juga menjadi pembantunya yang terdekat dalam kursi pemerintahan,serta menjadi salah seorang penasehat pemerintahan di Damaskus. Marwan bin Hakam muncul sebagai calon khalifah yang dapat berkompromi.Meskipun Muawiyyah sudah melepaskannya untuk anak laki-lakinya yang bernama Yazid.Akan tetapi Marwan bin Hakam masih merupakan anggota bani Umaiyyah yang senior.Dan dia juga berjanji kepada kelompok suku di Sakun untuk memberikan banyak tanah di Balqa’ yang terletak di wilayah Yordania.Maka kemudian Marwan pun disetujui sebagai Amirul Mu’minin yang baru dan sebagian besar bangsa Syiria bersatu dibelakangnya.

Menurut suatu riwayat juga disebutkan bahwa sebenanya Murwan bin Hakam hampir saja pergi menemui Ibnu Zubair untuk membaiatnya menjadi khalifah,kalau tidaklah Ubaidillah Ibnu Ziyad berkata padaya“Aku merasa malu atas kehendakmu itu,engkau adalah pembesar dan pemimpin Quraisy,mereka akan mengikuti apa yang engkau perbuat“mendengar ucapan itu tumbuhlah suatu harpan dalam hati Marwan bin Hakam,dan dia pun menjawab“kita belum terlambat“itulah ungkapan yang ditulis oleh Prof.Dr.Syalabi yang dikutip dari kitab Tarikh Umami Wal Mulk.Tapi dalam versi lain ada yang mengatakan bahwa pemerintahan Marwan bin Hakam pertama berkuasa adalah ketika masa khalifah Abdullah Ibnu Zubair masih berkuasa dan menyatakan pemerintahan Marwan bin Hakam adalah tidak legal karena dia berkuasa pada saat pemerintahan Abdullah Ibnu Zubair masih berkuasa di Syam. Dan setelah meninggalnya Yazid bin Muawiyah yang mengundurkan diri dari kekuasaan dan kemudian menyendiri,maka Bani Umaiyyah pun segera mengangkat Marwan bin Hakam pada tahun 64 H/ 685 M.

Terlepas dari kontroversi mengenai keabsahan khalifah Marwan bin Hakam dia pun memiliki banyak tugas diantara tugasnya yang pertama adalah menyelematkan kedudukannya dan mengembalikan orang-orang suku di Jazirah kedalam kekuasaannya.Pertempuran Marj Rahit menghasilkan kesepakatan untuk mendukungnya dan sekarang dia melanjutkan perlawanannya terhadap pripinsi-propinsi lain yang mendukung dan menerima Ibnu Zubair dan Mesir pun menjadi sasaran pertama yang dituju dia.Dan akhirnya dia pun mampu menguasai Syam kembali dan kemudian mengambil Mesir dari tangan Abdullah Ibnu Zubair,Selain dia dapat menguasai Syam dan mengambil kembali Mesir dari tangan Ibnu Zubair dia pun juga dapat mengalahkan kabilah Ad-Dahhak bin Qais,serta menempatkan putranya yakni Abdul Aziz sebagai gubernurnya.Abdul Aziz adalah ayah Umar,seorang khalifah Bani Umaiyyah yang masyhur.

Akhir Masa Pemerintahan Marwan bin Hakam

Marwan bin Hakam hanya sebentar dalam menduduki kursi kekhalifahan yakni tahun 64-65 H atau 684-685 M.Dalam masa pemerintannya yang hanya satu tahun tersebut dia mengalami banyak pemberontakan yang dilakukan oleh kaum Khawarij dan Syi’ah serta perlawanan dari penduduk-penduduk Syam,Hijaz,dan Mesir serta Bangsa Arab lainnya. Meskipun dia hanya berkuasa selama satu tahun atau yang lebih tepatnya adalah Sembilan bulan delapan belas hari akan tetapi dia mampu mengatasi pemberontakan-pemberontakan yang dilakukan oleh kaum Khawarij dan S yi’ah serta penduduk-penduduk yang tidak mau menerima Marwan bin Hakam sebagai Khalifah. Selain itu dia juga merupakan khalifah yang melahirkan penguasa-penguasa yang menjadi puncak kejayaan dalam Sejarah peradaban islam ketika daulah bani Umaiyyah berkuasa.Dan untuk mengukuhkan jabatan khilafahnya itu, Marwan bin Hakam yang sudah berusia 63 tahun kemudian mengawini Ummu Khalid yakni ibu Khalid bin Yazid atau saudaranya Muawiyyah bin yazid.

Meskipun dalam perkawinan itu sangat kental dengan aroma politik.Karena dengan mengawini janda Yazid,Maka Marwan bermaksud menyingkirkan Khalid atau saudara dari Yazid dari tuntutan khilafah. Dalam suatu kesempatan, Marwan sempat memberikan ejekan kepada Khalid dan ibunya.Akibatnya fatal yang kemudian Ummu Khalid menaruh dendam yang luar biasa pada Marwanbin Hakam.Dan pada suatu kesempatan ketika Ummu Khalid mendatanginya bersama para dayang dan kemudian Ummu Khalid pun membunuh Marwan bin Hakam dengan mencekik lehernya ketika dia dalam keadaan tidur.Marwan meninggalpada usia 63 tahun.Dan akhirnya Ia pun hanya menjabat sebagai khalifah selama 9 bulan 18 hari. Dan kemudian tahta kekhalifahan pun diwariskan pada anaknya yang bernama Abdul Malik.

Demikianlah Sejarah Klalifah Marwan bin Hakam, sosok Khalifah Islam yang sangat luar biasa, dan patut untuk kita contoh dan jadikan sebagai tauladan

Teriamakasih atas kesudiannyanya berkunjung ke "blogwalking" ini, semoga sobat blogger Muslim mania tidak kapok untuk datang dan mampir di blog ini. karen apa?

"Bersilaturahmi itu dapat memanjangkan umur, dan memurahkan rizki"

Jika sobat semua memiliki pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kotak komentar atau pada buku tamu yang sudah tersedia di blog ini ya, ^_^

JazakAllah Khairan Katsiran
Wassalamualaikum
Continue Reading | komentar (1)

Sejarah Klalifah Muawiyyah Bin Yazid

Assalamualaikum.

Kembali lagi bersama blogwalking yang tentunya sobat blogger semua "wajib berkunjung"  kesini, karena apa?  karena silaturahmi itu bisa memanjangkan umur, dan memudahkan rizki, betul begitu bukan?

Nah, dalam postingan kali ini, blogwalking  memposting sebuah sejarah, tentang  tokoh-tokoh Islam dari kalangan para khalifah. Bagi kita semua, terutama kaum Muslim,  selayaknya harus mengetahui bagaimana sejarah kaum Muslim.
 
Sebagai warga negara Indonesia yang berjumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, melebihi asal dimana Nabi Muhammad mendakwahkan Agama Islam, yaitu tanah Arab. Dan buat kamu semua para blogger Muslim mania, yuk kita baca sejarah seorang khalifah yang sangat luar biasa ini.
Namun, bagi sobat semua.. yang ingin menyimpan file ini daripada susah2 mengcopy, mending langsung aja deh di download dengan menekan tombol download di bawah ya sob.


Seri           : Sejarah Para Khalifah Bani Umayyah
Nama        : Mu’awiyah bin Yazid
Masa         : 64-65 H / 683-684 M

SEJARAH KHALIFAH BANI UMAYYAH
MU'AWIYAH BIN YAZID 


Muawiyah bin Yazid bin Muawiyah adalah seorang pemuda yang tampan.Dia disebut juga Abu Abdur Rahman,ada juga yang menyebutnya Abu Yaziddan Abu Laila.Beliau anak Yazid yang lemah dan sakit-sakitan,disamping itu dia adalah seorang ahli Kimia pada masa pemerintahan Kakeknya Muawiyah bin Abu Sufyan diantara murid beliau yang paling terkenal adalah Abu Musa Jabir ibn Hayyan.Muawiyah bin Yazid menjadi Khalifah atas dasar wasiat ayahnya pada bulan Rabiul Awal tahun 64 Hijriah atau berkenaan tahun 683 M.Dia adalah seorang pemuda yang shalih.Tatkala dia diangkat menjadi kholifah dia sedang menderita sakit.Sakitnya bertambah – tambah hingga akhirnya dia meninggal dunia.Dia bahkan tidak pernah keluar pintu sejak dia diangkat menjadi khalifah.Dia belum sempat melakukan apa-apa,dan belum pernah menjadi imam sholat untuk rakyatnya.Ada yang mengatakan bahwa masa kekhalifahannya sekitar 40 hari ada pula yang mengatakan dia menjadi khalifah selama 2 bulan,ada yang mengatakan juga 3 bulan.Wallahu a’lam bissowab.Saat meninggalnya dikatakan kepadanya “Tidakkah kau akan menentukan siapa yang aka menjadi penggantinmu”.Dia berkata“Saya belum pernah mencicipi kelezatan dan manisnya,lalu mengapa saya harus menanggung kegitarannya “.

Disamping Muawiyah bin yazid ini menjadi khalifah atau naik tahta atas dasar ayahnya,Muawiyah bin yazid juga dipilih penduduk Syam untuk menjabat khalifah sesudah ayahnya Yazid meninggal.Ketika itu Muawiyah bin yazid baru berumur 23 tahun.Pemerintahan Muawiyah bin yazid sangat singkat sekali dibandingkan dengan ayahnya Yazid bin Muawiyah (60-64 H / 681-682 M) maupun kakeknya Muawiyah bin Abi Sufyan (41-60 H / 661-680 M). Kalau kita menarik benang merah bahwa Pada Masa khalifah Muawiyyah bin yazid,beliau dalam keadaan sakit dan sudah dihadapkan dengan peristiwa pemberontakan oleh Abdullah ibnu Zubair di Makkah.dan tidak ada perkembangan yang signifikan dalam masa itu,dibandingkan pada masa Muawiyah bin Abu sufyan yang memindahkan daulah umayah pindah ke Damaskus,dan mengembangkan ilmu pengetahuan.Dan pada masa Muawiyyah bin yazid juga tidak pernah menguasai daerah–daerah,dibandingkan dengan Muawiyah bin Abu Sufyan yang menguasai Andalus,Afrika Utara,Syam,Irak,Iran,Khurasan dan ke benteng Tiongkok. anya saja pada pemerintahan Muawiyah bin yazid dititik beratkan pada pemeliharaan yang sudah di lakukan ayahnya maupun kakeknya.

Jasa-jasa / Usaha khalifah Muawiyyah bin Yazid, diantaranya adalah, meletakkan pusat pemerintahan di Syam (Syiria), menata administrasi dengan baik, membentuk angkatan militer, membuat tempat percetakan uang, mensejahterakan rakyat, membuat anjungan masjid yang berguna sebagai pengaman, membuat istana untuk khalifah.

Ketika Panglima Alhushain bin Al-namir dari Syria yang bertugas menaklukkan pasukan Abdullah bin Zubair di Makkah,menemukan jalan buntu.Karena tak mampu menembus pertahanan lawan dan mendengar berita wafatnya Khalifah Yazid bin Muawiyah,Alhushain menyerukan gencatan senjata. Abdullah bin Zubair tidak keberatan.Masa damai itu membuat kedua pasukan membaur satu sama lain,seolah tak terjadi permusuhan.Anggota pasukan dari Syria dengan bebas melaksanakan umrah,thawaf disekitar Ka’bah,dan sa’i antara Shafa dan Marwah.

Ketika thawaf itulah,Panglima Alhushain bin Alnamir berpapasan dengan Abdullah bin Zubair.Sambil memegang lengan Abdullah, Alhushain berbisik, “Apakah anda mau berangkat bersamaku ke Syria? Saya akan berupaya supaya orang banyak mengangkat anda sebagai khalifah.” Abdullah bin Zubair menarik lengannya seraya menjawab,“Bagiku tak ada pilihan lain kecuali perang. Bagi setiap satu korban di tanah Hijaz,harus ditebus dengan sepuluh korban di Syria. "Panglimah Alhushain menjawab dengan kata-kata yang cukup terkenal dalam sejarah,“Bohong orang yang menganggap anda sebagai cendekiawan Arab.Saya bicara dengan berbisik,tetapi anda menjawab dengan berteriak.

Tidak lama setelah itu, Alhushain dan pasukannya kembali ke Syria. Boleh jadi,tawarannya bukan basa-basi. Sebab,di Syria sendiri sedang terjadi kemelut yang cukup mengkhawatirkan.Sepeninggal Yazid bin Muawiyah,ditunjuklah putranya,Muawiyah bin Yazid sebagai khalifah yang kala itu berusia 23 tahun.Berbeda dengan ayahnya,Muawiyah bin Yazid lebih mengutamakan ibadah ketimbang urusan duniawi. Hari-harinya dipenuhi dengan keshalihan dan ketaatan.Jabatan sebagai khalifah bukanlah keinginannya,tetapi warisan dari sang ayah.Muawiyah bin Yazid bukanlah seorang negarawan,tetapi seorang ahli agama.Ia sendiri merasa tidak layak menduduki jabatan khilafah.Ia merasa tak sanggup menghadapi urusan pemerintahan dan kenegaraan.Apalagi sepeninggal ayahnya,Yazid bin Muawiyah,bumi Syria terus dilanda kemelut.Didukung lagi oleh pangaruh Abdullah bin Zubair di tanah Hijaz yang semakin meluas.

Dengan segala pertimbangan itu,akhirnya khalifah ketiga Bani Umayyah ini menyatakan mundur dari jabatan khalifah setelah hanya kurang lebih tiga bulan memerintah dan .di hadapanpara tokoh istana, ia menyerahkan jabatannya.Para pemuka istana dan tokoh keluarga Bani Umayyah memintanya untuk menunjuk seorang pengganti.Namun, cucu pendiri Daulah Umayyah itu dengan tegas menjawab,“Aku bukan seperti Abu Bakar yang mampu menunjuk seorang pengganti.Aku belum menemukan seorang pun di antara kalian yang mempunyai keutamaan seperti Umar bin Al-Khathab. Aku juga bukan seperti Umar yang bisa menunjuk Ahli Syura.Kalian lebih tahu dan pilihlah orang yang kalian kehendaki.

Sejak saat itu, Muawiyah bin Yazid menyerahkan hidupnya hanya untuk beribadah dengan uzlah (mengasingkan diri). Menjelang pengujung tahun 64 H/684 Masehi,ia meninggal dunia dalam usia masih 23 tahun.Ada yang mengatakan kematiannya tidak wajar,ia dibunuh secara diam-diam. Sepeninggalanya,terjadi perpecahan di wilayah Syam (Syria dan Palestina).Satu pihak cenderung mengikuti pendirian penduduk Hijaz untuk mengangkat baiat atas Abdullah bin Zubair yang berkedudukan di Makkah.Apalagi penduduk wilayah Irak dan Iran telah menyatakan baiat.Abdullah bin Ziyad yang menjabat gubernur wilayah itu buru-buru melarikan diri keSyria untuk meminta perlindungan dari para tokoh Bani Umayyah.Dengan demikian,wilayah kekuasaan Abdullah bin Zubair sudah meliputi Hijaz,Yaman,Irak dan Iran.

Sebuah perutusan yang berangkat dari Mesir ke Makkah membawa berita bahwa penduduk bumi Piramid itu pun menyatakan dukungan atas Abdullah bin Zubair.Sementara itu,perpecahan di wilayah Syam semakin tajam.Pihak yang mendukung Abdullah bin Zubair dipimpin oleh Dhahak bin Qais.Sedangkan di belahan utara wilayah Syam,tepatnya di kota Hims dan Halab,gerakan pendukung Abdullah dipimpin Nu’man bin Basyir Al-Anshari.Gerakan ini semakin meluas sehingga hampir mampu menguasai istana yang sedang kritis.Oleh sebab itu,kalau Abdullah bin Zubair menerima tawaran Panglima Alhushain untuk berangkat ke Syria,tidak mustahil ia akan dibaiat oleh banyak orang.Apalagi dari sisi keturunan,ia termasuk keluarga dekat Rasulullah Saw.Namun sejarah tak menghendaki hal itu.Abdullah bin Zubair bersikeras menetap di wilayah Hijaz dengan segala dukungan penduduknya..Agaknya,apa yang menimpa Husain bin Ali bin Abi Thalib begitu membekas di benaknya


Demikianlah Sejarah Klalifah Muawiyyah Bin Yazid, sosok Khalifah Islam yang sangat luar biasa, dan patut untuk kita contoh dan jadikan sebagai tauladan

Teriamakasih atas kesudiannyanya berkunjung ke "blogwalking" ini, semoga sobat blogger Muslim mania tidak kapok untuk datang dan mampir di blog ini. karen apa?

"Bersilaturahmi itu dapat memanjangkan umur, dan memurahkan rizki"

Jika sobat semua memiliki pertanyaan, silahkan tinggalkan pesan di kotak komentar atau pada buku tamu yang sudah tersedia di blog ini ya, ^_^

JazakAllah Khairan Katsiran
Wassalamualaikum

 
Continue Reading | komentar
Sobat Perlu ini
carapada carapada carapada carapada carapada carapada

Last Visit

Flag Counter

Mau buat buku tamu ini ?
Klik di sini
All Previous By Blogwalking. Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : Creating Website | Putra DCD | PGMI STAIN | Mediaalishlah | Premium Template | Metro | 2013
Copyright © 2013. blogwalking - Be The Best - Do The Best
Template Modify by Creating Website Inspiration Informstion
Proudly Present Andi Septiawan